Pemkab Mimika Siapkan Perencanaan Kota Kapiraya sebagai Pusat Pertumbuhan Baru
- 21 Agt 2026 10:46 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Mimika – Pemerintah Kabupaten Mimika mulai menyiapkan perencanaan Kota Kapiraya melalui Seminar Pendahuluan Perencanaan Kota Kapiraya yang digelar di Hotel Horison Diana, Jumat 21 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyusun arah pembangunan kawasan secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Mimika, Santy Sondang, mengatakan perkembangan wilayah perkotaan di Mimika terus meningkat seiring pertumbuhan aktivitas ekonomi dan penduduk. Menurutnya, Kapiraya memiliki posisi strategis sebagai salah satu kawasan pesisir yang perlu diarahkan melalui dokumen perencanaan yang matang.
"Tanpa adanya dokumen perencanaan yang matang, perkembangan fisik di kawasan ini dikhawatirkan berjalan secara sporadis dan tidak teratur, yang pada akhirnya dapat menurunkan kualitas lingkungan serta efektivitas pelayanan publik," ujar Santy.

Ia menjelaskan, Kapiraya memiliki berbagai potensi sumber daya alam, mulai dari perikanan, perkebunan, pertambangan hingga pariwisata bahari. Potensi tersebut dinilai perlu dikembangkan secara terpadu dengan penyediaan infrastruktur modern, namun tetap memperhatikan kelestarian ekosistem pesisir.
Santy menegaskan, perencanaan Kota Kapiraya juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Mimika untuk mendorong pembangunan yang tidak hanya terpusat di Timika, tetapi menjangkau kawasan pesisir dan pegunungan. Hal tersebut sejalan dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Mimika melalui konsep pembangunan "Membangun dari Kampung".
Sementara itu, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Sumitro Hamzah, menjelaskan perencanaan Kota Kapiraya diperlukan karena kawasan tersebut memiliki posisi strategis serta sumber daya alam yang cukup besar. Karena itu, diperlukan keteraturan agar pembangunan ke depan dapat berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan.
"Perencanaan ini dimaksudkan untuk menghasilkan dokumen perencanaan kawasan Kapiraya secara terintegrasi dan inklusif, dengan memperhatikan aspek sosial, budaya, lingkungan, pertanahan, serta pelayanan publik," kata Sumitro.
Sumitro menambahkan, penyusunan dokumen tersebut melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya pimpinan OPD, BPN/ATR, Dinas Kehutanan, pihak perusahaan, lembaga adat, serta unsur masyarakat. Penyusunan dilaksanakan oleh konsultan perencana PT Arino Adicita dengan target waktu pengerjaan selama tiga bulan dan menggunakan anggaran APBD Kabupaten Mimika.
Melalui seminar pendahuluan ini, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap seluruh peserta dapat memberikan masukan dan saran untuk menyempurnakan dokumen perencanaan Kota Kapiraya. Dokumen tersebut nantinya diharapkan menjadi acuan pembangunan kawasan, sekaligus mendorong Kapiraya tumbuh sebagai simpul ekonomi pesisir baru yang mampu meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.(Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....