Sebanyak 62 Calon Paskibraka Mimika Resmi Masuki Pusdiklat Jelang HUT Ke-81 RI

  • 17 Jul 2026 19:16 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID,Mimika - Pemerintah Kabupaten Mimika resmi memulai tahapan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Mimika Tahun 2026 melalui upacara pembukaan yang digelar di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) SP 3 Timika, Jumat 17 juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi awal pemusatan latihan bagi para calon Paskibraka yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Upacara dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ananias Faot yang mewakili Bupati Mimika. Turut hadir Ketua Panitia HUT ke-81 RI Kabupaten Mimika Yohana Paliling, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Ronny S. Marjen, para pelatih, orang tua peserta, serta seluruh calon Paskibraka.

Ketua Panitia HUT ke-81 RI Kabupaten Mimika, Yohana Paliling, mengatakan Paskibraka merupakan bagian terpenting dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan karena bertugas menyukseskan upacara pengibaran Bendera Merah Putih. Menurutnya, pemerintah daerah siap mendukung seluruh kebutuhan pelatihan agar para peserta dapat mempersiapkan diri secara maksimal.

Yohana juga berharap seluruh rangkaian latihan berjalan lancar hingga hari pelaksanaan. Ia mengakui cuaca di Mimika kerap menjadi tantangan dalam proses latihan, namun panitia bersama Kesbangpol telah menyiapkan koordinasi dan langkah antisipasi agar kegiatan tetap berlangsung sesuai rencana.

"Kami sangat mendukung dan membantu seluruh persiapan yang dilakukan teman-teman Kesbangpol. Harapan kami seluruh rangkaian latihan bisa berjalan dengan baik sehingga upacara HUT Proklamasi nanti berlangsung sukses," ujar Yohana.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Mimika Ronny S. Marjen menjelaskan, sebanyak 62 peserta dinyatakan lulus dari 221 siswa yang mengikuti seleksi. Dari jumlah tersebut, 10 peserta akan mewakili Kabupaten Mimika pada seleksi tingkat Provinsi Papua Tengah, sedangkan 52 peserta dipersiapkan sebagai Paskibraka Kabupaten Mimika.

Ronny menjelaskan pelaksanaan Pusdiklat mengikuti pedoman resmi dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Selama dua pekan pertama para peserta menjalani latihan harian di lokasi pelatihan, kemudian memasuki tahap karantina di "Kampung Bahagia" pada awal Agustus untuk mengikuti pembinaan secara intensif.

Menurutnya, Pusdiklat tidak hanya berfokus pada latihan baris-berbaris, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, mental, wawasan kebangsaan, dan penguatan ideologi Pancasila. Materi tersebut akan diberikan oleh berbagai narasumber dari pemerintah daerah maupun unsur Forkopimda sesuai kurikulum BPIP.

"Mereka bukan hanya latihan baris-baris. Ini adalah pusat pendidikan dan pelatihan, sehingga ada pembentukan karakter, mental, ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, dan berbagai pembekalan lainnya," kata Ronny.

Ronny juga mengapresiasi dukungan orang tua, sekolah, dan para guru yang telah memberikan izin kepada para peserta selama mengikuti pemusatan latihan. Ia meminta orang tua ikut menjaga pola hidup anak-anak di rumah, termasuk waktu istirahat, penggunaan media sosial, hingga menghindari aktivitas yang dapat mengganggu kondisi fisik menjelang pelaksanaan tugas.

Selain calon Paskibraka dari kalangan pelajar, Kesbangpol bersama tim pelatih gabungan TNI dan Polri juga akan memulai seleksi Pasukan 45 pada pekan depan. Sebanyak 45 personel TNI-Polri akan mengikuti tahapan seleksi untuk mendukung formasi pengamanan dan pengiring dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mimika.(Sandra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....