Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Nabire Salurkan Bansos dan Yankes di Teluk Umar

  • 24 Jun 2026 11:08 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026, Polres Nabire menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat hingga ke wilayah terpencil. Melalui kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan, Polres Nabire menyalurkan 200 paket bantuan sosial serta memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi ratusan warga di Kampung Bawei dan Kampung Yeretuar, Distrik Teluk Umar, Kabupaten Nabire, Selasa 23 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., CPHR, didampingi Kabag Ren Polres Nabire AKP Nurwito dan beberapa orang personel Polres Nabire. Rombongan bertolak menggunakan speedboat dari Pantai Morgo Nabire menuju Kampung Bawei.

Setibanya di Kampung Bawei sekitar pukul 15.00 WIT, rombongan disambut hangat oleh masyarakat melalui prosesi adat injak piring dan pengalungan noken yang dilakukan Kepala Distrik Teluk Umar, Kepala Kampung Bawei, serta tokoh masyarakat setempatsetempat, bersama Kapolsek Teluk Umar, Kapospol Bawei, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire beserta tim tenaga kesehatan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tatap muka bersama tokoh masyarakat di balai Kampung Bawei.

Dalam sambutannya, Kapolres Nabire menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat masyarakat. Ia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Nabire menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat di dua kampung, yakni Kampung Bawei dan Kampung Yeretuar. Masing-masing kampung menerima 100 paket bantuan untuk kepala keluarga yang berisi beras SPHP kemasan 5 kilogram, mi instan, susu kental manis, minyak goreng, telur, kopi, gula, dan teh. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada warga sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat di wilayah terpencil.

Saat menyerahkan bantuan, Kapolres berpesan agar masyarakat tidak melihat besar kecilnya bantuan yang diberikan, melainkan melihat ketulusan Polri dalam melayani masyarakat.

"Mama, bapak, kakak dan adik-adik, mohon maaf jangan dilihat dari jumlah bantuannya. Ini adalah bagian dari pengabdian kami sebagai anggota Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, bangsa dan negara," ujar AKBP Samuel Dominggus Tatiratu.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Distrik Teluk Umar, pemerintah kampung, Dinas Kesehatan, tenaga medis, serta masyarakat yang telah menyambut baik kedatangan rombongan.

Kapolres mengatakan, hasil kunjungan tersebut juga akan dilaporkan kepada Kapolda Papua Tengah sebagai bentuk pertanggungjawaban bahwa pelayanan Polri telah menjangkau masyarakat di wilayah pesisir dan terpencil.

Selain itu, Kapolres mengajak masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan apabila terjadi persoalan hukum agar terlebih dahulu diselesaikan melalui musyawarah di tingkat kampung bersama aparat kampung dan pemerintah distrik. Jika belum terselesaikan, masyarakat dapat menempuh jalur hukum melalui Pospol Bawei maupun Polsek Teluk Umar.

Temukan 134 Kasus Penyakit, Malaria Dominasi

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire, Silas Numobogre, mengungkapkan hasil investigasi dan pemeriksaan kesehatan di Kampung Bawei menemukan 134 kasus penyakit.

Dari jumlah tersebut, malaria menjadi penyakit terbanyak dengan sekitar 40 warga terindikasi positif, didominasi anak-anak, pelajar, ibu hamil, serta lansia. Selain malaria, petugas juga menemukan kasus ISPA, kolesterol, dan asam urat.

Menurut Silas, tingginya angka malaria dipengaruhi kondisi lingkungan yang masih dipenuhi pepohonan, semak belukar, dan tingkat kelembapan tinggi sehingga menjadi habitat berkembang biaknya nyamuk.

"Berdasarkan temuan kami, kasus malaria merupakan penyakit terbanyak di Kampung Bawei. Penyebab utamanya adalah kondisi lingkungan yang kurang sehat sehingga memicu tingginya penyebaran malaria," jelasnya.

Ia mengatakan seluruh pasien telah menjalani pemeriksaan menggunakan Rapid Diagnostic Test (RDT) dan mendapatkan terapi awal. Selanjutnya, warga akan kembali menjalani evaluasi dan pengobatan lanjutan di Puskesmas Bawei setelah 14 hari.

Secara keseluruhan, sekitar 200 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan dalam kegiatan tersebut.

Masyarakat Apresiasi Kehadiran Polri

Kepala Distrik Teluk Umar, Elyas Made Yarawobi, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polres Nabire bersama Dinas Kesehatan yang telah menghadirkan pelayanan langsung kepada masyarakat di wilayah terpencil.

Menurutnya, bantuan sosial dan pemeriksaan kesehatan merupakan program yang sangat dibutuhkan masyarakat pesisir, terutama dalam upaya menekan tingginya angka malaria.

"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres Nabire, Bupati Nabire, Kepala Dinas Kesehatan dan Kapolda Papua Tengah yang telah menghadirkan pelayanan bagi masyarakat Bawei dan Yeretuar. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan di kampung-kampung lain di Distrik Teluk Umar," katanya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Kepala Kampung Bawei Simon Manahara yang berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga kesehatan.

Hal senada disampaikan Kepala Kampung Yeretuar Naftali Sipha. Ia berharap pada usia ke-80 tahun, Polri semakin dekat dan dicintai masyarakat, khususnya warga yang tinggal di wilayah terluar dan terpencil.

Usai kegiatan di Kampung Bawei, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kampung Yeretuar untuk melaksanakan kegiatan serupa berupa pemeriksaan kesehatan, dialog bersama masyarakat, pembagian bantuan sosial, serta penyaluran ratusan kelambu antimalaria.

Usai kegiatan di Kampung Bawei, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kampung Yeretuar untuk melaksanakan kegiatan serupa berupa pemeriksaan kesehatan, dialog bersama masyarakat, pembagian bantuan sosial, serta penyaluran ratusan kelambu antimalaria.

Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, Polres Nabire menyalurkan bantuan kepada masyarakat di dua kampung. Masing-masing kampung menerima 100 paket bantuan sosial sehingga total sebanyak 200 paket dibagikan kepada warga.

Bantuan tersebut terdiri atas 200 karung beras SPHP kemasan 5 kilogram, 200 karton mi instan, 200 karton susu kental manis, 200 karton minyak goreng, 200 rak telur, 200 bungkus kopi, 200 bungkus gula, serta 200 kotak teh yang disalurkan kepada masyarakat Kampung Bawei dan Kampung Yeretuar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....