Lomba Ukulele Nabire Tanamkan Nasionalisme Generasi Muda
- 29 Agt 2026 08:26 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Lomba Ukulele Lagu Perjuangan di Nabire tidak sekadar menjadi ajang memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nasionalisme, persatuan, dan kreativitas kepada generasi muda.
Hal tersebut disampaikan Asisten II Setda Kabupaten Nabire, Sumardi Abdullah, saat membacakan sambutan Bupati Nabire pada Lomba Ukulele Lagu Perjuangan yang digelar Persatuan Perempuan Nusantara Papua Tengah Kabupaten Nabire di Pantai Menase, Kamis 27 Agustus 2026 .
Sumardi mengatakan, melalui petikan ukulele dan lagu-lagu perjuangan, generasi muda diharapkan dapat memahami nilai nasionalisme, patriotisme, persaudaraan, disiplin, keberanian, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menurutnya, kegiatan dengan tema “Senandung dari Timur Nusantara” tersebut juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi melalui seni dan budaya.
“Melalui petikan ukulele dan lagu-lagu perjuangan yang dinyanyikan oleh anak-anak kita, kita ingin menanamkan nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, persaudaraan, disiplin, keberanian, dan cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Sumardi.
Ia menilai, generasi muda Kabupaten Nabire memiliki potensi yang besar sehingga perlu diberikan ruang untuk berkembang, termasuk melalui kegiatan seni dan budaya.

Selain itu, lomba ukulele dinilai dapat membangun kepercayaan diri dan kreativitas generasi muda sekaligus mempererat hubungan antara sekolah, gereja, keluarga, dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Ukulele, Saloce Yumame, mengatakan kegiatan tersebut diikuti 12 grup ukulele yang merupakan utusan jemaat dan sekolah di Nabire.
Saloce menjelaskan, peserta membawakan lagu wajib Hari Merdeka, serta lagu pilihan Indonesia Pusaka, Rayuan Pulau Kelapa, dan Tanah Airku.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki sejumlah tujuan, di antaranya mengisi dan memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, mengembangkan bakat dan kreativitas anak serta remaja di bidang musik, mempererat silaturahmi, dan melestarikan ukulele sebagai sarana hiburan rakyat.
“Lomba ini bertujuan mengembangkan bakat dan kreativitas anak remaja di bidang musik, khususnya alat musik ukulele. Mempererat silaturahmi di antara anak dan remaja di Nabire khususnya, serta melestarikan musik ukulele sebagai sarana hiburan rakyat,” kata Saloce.
Lomba menyediakan hadiah pembinaan, plakat, dan piagam penghargaan bagi para pemenang. Juara pertama mendapatkan hadiah sebesar lima juta rupiah, juara kedua empat juta rupiah, dan juara ketiga tiga juta rupiah, sementara juara harapan satu hingga tiga juga memperoleh hadiah pembinaan.
Saloce berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin yang memberikan ruang bagi generasi muda Nabire untuk berkarya sekaligus membawa semangat kemerdekaan melalui seni musik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....