Dispora Mimika Siapkan Digitalisasi Penyewaan Venue Olahraga

  • 22 Mei 2026 20:07 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika - Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pemuda dan Olahraga terus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor retribusi fasilitas olahraga. Pada hari Kamis 21 mei 2026, Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mimika, Alberthin Timang dalam rapat evaluasi target dan realisasi retribusi daerah beberapa hari yang lalu.

Alberthin mengatakan, Dispora Mimika tetap melanjutkan visi dan misi yang sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Mimika. Fokus utama tahun ini yakni pendataan dan inventarisasi seluruh objek retribusi fasilitas olahraga, termasuk venue-venue eks PON Papua yang kini menjadi aset daerah.

Menurutnya, selama satu bulan terakhir pihaknya telah melakukan pendataan fasilitas olahraga, menyusun standar operasional prosedur penyewaan sarana dan prasarana olahraga, serta melakukan sosialisasi tarif retribusi berdasarkan Perda Nomor 4 Tahun 2003 tentang pajak dan Peraturan Bupati Nomor 8 Tahun 2024 tentang tata cara retribusi daerah.

Untuk target dan realisasi retribusi, Alberthin menjelaskan pada tahun 2024 saat Dispora masih bergabung dengan Dinas Pariwisata, target retribusi sebesar Rp160 juta dengan realisasi mencapai Rp141 juta lebih atau 88,22 persen. Sementara pada tahun 2025 target naik menjadi Rp176 juta dengan realisasi Rp127 juta lebih atau sekitar 72 persen.

Sedangkan pada tahun 2026 setelah pemisahan dengan Dinas Pariwisata, Dispora Mimika menargetkan retribusi sebesar Rp200 juta. Hingga Mei 2026 realisasi telah mencapai Rp42 juta atau sekitar 20 persen. Ia optimistis capaian tersebut akan terus meningkat karena sejumlah venue olahraga telah penuh dibooking hingga akhir Juni.

Namun demikian, Dispora Mimika masih menghadapi sejumlah kendala, di antaranya sistem pembayaran yang masih manual sehingga kerap terjadi tawar-menawar tarif, khususnya untuk kegiatan keagamaan. Selain itu biaya operasional seperti listrik dan pemeliharaan venue dinilai tidak sebanding dengan pendapatan retribusi yang diperoleh.

Kendala lain yakni minimnya promosi pemanfaatan venue olahraga pada hari kerja serta kerusakan fasilitas akibat kurangnya pengawasan saat kegiatan berlangsung. Alberthin mencontohkan sejumlah fasilitas di venue olahraga seperti toilet dan dinding bangunan sering mengalami kerusakan setelah disewa.

Untuk meningkatkan pendapatan retribusi, Dispora Mimika menyiapkan sejumlah terobosan seperti digitalisasi sistem penyewaan venue olahraga, optimalisasi slot iklan di stadion dan fasilitas olahraga, penyusunan kalender event olahraga tahunan, hingga pemanfaatan area luar venue bagi pelaku UMKM saat event berlangsung.

Sementara itu, Bupati Mimika Johannes Rettob meminta Dispora lebih serius mengembangkan potensi venue olahraga yang ada. Ia menilai fasilitas olahraga di Mimika memiliki potensi besar untuk mendatangkan multiplier effect bagi perekonomian daerah.

Bupati juga meminta agar setiap penyewa venue diberikan tanggung jawab atas kerusakan fasilitas yang terjadi selama kegiatan berlangsung. Selain itu, ia mendorong pemanfaatan area sekitar venue untuk UMKM serta promosi event olahraga agar lebih banyak kegiatan berskala regional maupun nasional digelar di Mimika.

Menurut Johannes Rettob, olahraga dan pariwisata memiliki keterkaitan erat dalam meningkatkan pendapatan daerah. Karena itu, ia meminta Dispora menyusun kalender event olahraga yang terintegrasi dengan agenda pariwisata daerah agar mampu menarik lebih banyak pengunjung datang ke Mimika.(Sandra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....