Pemkab Mimika Optimistis Target Penyerapan Anggaran Tetap Tercapai

  • 18 Mei 2026 07:35 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika — Saat ditemui awak media pada Senin, 18 Mei 2026, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Mimika, Marthen T. Mallisa menyampaikan bahwa realisasi penyerapan anggaran daerah hingga 15 Mei 2026 baru mencapai 11,38 persen.

Menurutnya, capaian tersebut memang masih tergolong rendah, namun proses pelaksanaan program pemerintah saat ini masih berjalan, terutama pada tahapan administrasi dan pelelangan proyek. Ia menjelaskan bahwa sebagian besar belanja daerah saat ini masih didominasi oleh belanja operasional, sementara belanja modal masih dalam tahap proses tender.

“Realisasi kita sampai dengan tanggal 15 Mei kemarin baru mencapai 11,38 persen,” ujarnya kepada awak media.

Ia mengatakan, rendahnya serapan anggaran dipengaruhi oleh proses pelelangan yang masih berlangsung. Menurutnya, pembayaran anggaran untuk proyek fisik baru dapat dilakukan setelah kontrak pekerjaan ditandatangani dan tahapan administrasi diselesaikan.

“Belanja modal masih dalam proses tahap pelelangan. Tentunya harus berkontrak dulu baru bisa dibayarkan uang muka. Tahapannya juga cukup panjang,” katanya.

Terkait progres pelelangan proyek, Marthen meminta agar awak media dapat langsung mengonfirmasi kepada bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) sebagai pihak teknis yang menangani proses tersebut.

Ia juga menanggapi pertanyaan mengenai kinerja pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai belum maksimal. Menurutnya, seluruh pejabat saat ini sudah bekerja, namun masih dalam tahap penyesuaian setelah proses pelantikan beberapa waktu lalu.

“Kalau dibilang pejabat belum kerja, saya pikir sudah kerja semua, tapi memang masih berproses. Apalagi baru selesai dilantik, tentu masih ada penyesuaian,” jelasnya.

Meski mengakui realisasi anggaran masih agak lambat, ia optimistis target penyerapan anggaran dapat tercapai pada semester kedua tahun 2026. Oleh Karena itu, ia mengimbau seluruh pimpinan OPD untuk bekerja lebih optimal guna mengejar keterlambatan penyerapan anggaran sebelum memasuki triwulan berikutnya.(Sandra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....