Generasi Muda Mimika Diajak Mengenal Budaya lewat Cerita Rakyat
- 21 Jul 2026 09:09 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Mimika - Kegiatan Pembudayaan Gemar Membaca Tingkat Daerah Kabupaten Mimika melalui Lomba Cerita Rakyat Tingkat Sekolah Dasar (SD) Tahun 2026 resmi dibuka di Hotel Grand Tembaga, Senin 20 Juli 2026. Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika itu diikuti 28 peserta dari 23 sekolah dasar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika, Firon Balinol Mom, mengatakan lomba tersebut bertujuan menumbuhkan minat baca sekaligus melestarikan cerita rakyat sebagai bagian dari budaya lokal Papua. Menurutnya, pembentukan karakter anak perlu dimulai sejak dini melalui pengenalan budaya daerah.
"Tujuan utama lomba cerita rakyat ini adalah untuk masa depan anak-anak Papua. Pembentukan karakter harus dimulai dari sekarang agar mereka bisa mandiri dan memiliki masa depan yang lebih baik," kata Firon.

Ia menjelaskan, pada pelaksanaan tahun ini lomba difokuskan pada cerita rakyat suku Kamoro. Sementara itu, pada tahun depan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah menargetkan cerita rakyat suku Amungme juga akan dimasukkan dalam kegiatan serupa.
"Tahun ini kami fokus pada cerita rakyat Kamoro. Tahun depan kami akan mengejar agar cerita rakyat Amungme juga masuk. Kami juga sedang menyiapkan buku-buku cerita rakyat Amungme dan Kamoro sebagai bahan literasi," ujarnya.
Firon menambahkan, pengenalan budaya lokal melalui literasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia generasi muda Papua. Menurutnya, anak-anak perlu memahami budaya Amungme maupun Kamoro sejak usia sekolah agar warisan budaya tetap terjaga. Ia juga memastikan kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Untuk sementara lomba masih diperuntukkan bagi jenjang SD, namun ke depan tidak menutup kemungkinan akan diperluas hingga tingkat SMP dan SMA. Hadiah bagi para pemenang akan diserahkan pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Sementara itu, Ketua Panitia, Martha, menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan minat baca dan budaya literasi di kalangan peserta didik sekolah dasar. Selain itu, lomba juga menjadi sarana menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap cerita rakyat dan budaya daerah, mengembangkan kreativitas, kemampuan berbicara, serta rasa percaya diri anak-anak, sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal sebagai warisan bangsa.
Mengusung tema "Melalui Cerita Rakyat Kita Lestarikan Budaya dan Tingkatkan Literasi Generasi Muda Mimika," kegiatan ini diikuti siswa-siswi SD dari berbagai sekolah di Kabupaten Mimika. Dalam proses penilaian, panitia melibatkan tiga orang dewan juri yang terdiri atas dua juri lokal dan satu juri dari Perpustakaan Nasional yang memiliki kompetensi di bidang literasi, bahasa, budaya, dan seni bercerita.
Martha menambahkan, seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2026. Ia berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya meningkatkan budaya literasi sekaligus melestarikan cerita rakyat dan budaya lokal di Kabupaten Mimika.(Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....