Pemkab Nabire Perketat Pengawasan BBM Subsidi, Cegah Penyalahgunaan oleh Oknum

  • 13 Apr 2026 20:01 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire — Pemerintah Kabupaten Nabire akan memperketat pengawasan penjualan bahan bakar minyak (BBM) jenis subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Nabire, Yulianus Pasang, menyampaikan hal tersebut kepada awak media usai pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire.

Menurut Sekda, BBM subsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak menerima. Karena itu, tidak diperkenankan adanya penyalahgunaan untuk kepentingan industri maupun sektor lain yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

“BBM subsidi ini untuk masyarakat. Tidak boleh dimanfaatkan untuk industri atau kepentingan lain di luar ketentuan,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, masih ditemukan praktik penyalahgunaan BBM subsidi oleh oknum tertentu yang kemudian menjualnya kembali kepada pihak industri, termasuk sektor pertambangan. Kondisi ini dinilai merugikan masyarakat yang seharusnya menjadi penerima manfaat utama.

Sekda pun mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam pengawasan. Warga diminta segera melaporkan kepada pemerintah daerah apabila menemukan adanya indikasi penyimpangan dalam distribusi BBM subsidi.

“Kami minta masyarakat jika menemukan, segera laporkan. Ini untuk kepentingan bersama agar penyaluran BBM tepat sasaran,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sekda menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Nabire sebelumnya juga telah melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah SPBU di wilayah Nabire. Sidak tersebut dilakukan guna memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai aturan.

Pemerintah berharap, dengan pengawasan yang semakin ketat serta dukungan masyarakat, distribusi BBM subsidi di Kabupaten Nabire dapat berlangsung lebih transparan, adil, dan tepat sasaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....