Jaga Kesehatan di Tengah Asap Karhutlah, Warga Nabire Diminta Waspada
- 24 Agt 2026 19:30 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire — Kondisi kemarau panjang yang melanda Kabupaten Nabire membuat risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutlah) semakin meningkat. Di tengah ancaman asap dan debu, masyarakat diminta lebih serius menjaga kesehatan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran.
Pesan tersebut disampaikan Kepala Suku Besar Wilayah Meepago Papua Tengah, Melkias Keiya, saat berdialog bersama warga RT 10/RW 01, Kelurahan Bumi Wonorejo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire.
Melkias mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap persoalan debu dan asap sebagai hal sepele. Kondisi udara yang tercemar dapat mengganggu kenyamanan, terutama bagi masyarakat yang banyak beraktivitas di luar rumah.
Ia mengimbau warga menggunakan perlengkapan pelindung seperti masker, helm, jaket dan kacamata ketika berkendara maupun melakukan aktivitas di luar rumah.
“Jangan menganggap debu sebagai persoalan kecil. Jika kondisi lingkungan dapat memengaruhi benda-benda di sekitar kita, terlebih lagi kesehatan manusia harus kita lindungi dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Selain debu, ancaman kebakaran menjadi perhatian karena kondisi rumput, semak dan lahan yang semakin kering selama musim kemarau.

Melkias meminta warga tidak membuang puntung rokok sembarangan, bermain korek api di sekitar rumput kering maupun melakukan pembakaran sampah, ranting atau kebun tanpa pengawasan.
Menurutnya, api yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas ketika berada di lingkungan yang kering dan akhirnya menimbulkan kerugian bagi masyarakat.
“Dalam keadaan kering, satu puntung rokok atau satu percikan api bisa membawa penderitaan bagi satu lingkungan. Karena itu, kita harus lebih hati-hati dan saling mengingatkan,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat membangun kebiasaan menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan secara berkelanjutan, bukan hanya ketika musim kemarau.
Melalui pertemuan tersebut, Melkias berharap masyarakat dapat saling mengingatkan untuk mencegah kebakaran sekaligus melindungi kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan itu, Kepala Suku Besar Meepago juga menyerahkan paket sembako kepada warga yang hadir sebagai bentuk kepedulian sosial. Masing-masing warga menerima paket sembako yang telah disiapkan dalam wadah plastik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....