Bupati Mimika Buka Pawai Obor Paskah 2026, Ajak Umat Jaga Persatuan dan Keselamatan

  • 05 Apr 2026 02:25 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika – Bupati Mimika, Johannes Rettob, secara resmi membuka kegiatan Pawai Obor Paskah 2026 yang digelar pada Minggu dini hari, 5 April 2026, pukul 01.00 WIT. Kegiatan ini diikuti oleh umat Kristiani bersama lintas agama dan berlangsung penuh semangat dalam menyambut Hari Raya Paskah.

Dalam sambutan pembukaan, Bupati Mimika menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan masyarakat yang tetap antusias mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan. Ia mengapresiasi semangat umat yang hadir untuk menyambut Paskah dengan penuh sukacita dan kebersamaan.

Menurutnya, pawai obor yang dilaksanakan bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan memiliki makna mendalam sebagai simbol terang Kristus yang mengalahkan kegelapan. Obor yang dibawa peserta menjadi lambang harapan, kasih, serta kehidupan baru bagi umat manusia.

Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga ketertiban dan keselamatan selama kegiatan berlangsung. Ia menekankan pentingnya mengikuti arahan panitia serta menghormati pengguna jalan lain agar pawai dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Selain itu, momentum Paskah diharapkan menjadi sarana mempererat persaudaraan antar umat beragama di Kabupaten Mimika. Ia menegaskan bahwa kebersamaan dalam keberagaman merupakan kekuatan penting dalam membangun daerah yang damai dan harmonis.

Sambutan resmi Bupati Mimika turut dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Ananias Faot. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan iman, moral, dan karakter masyarakat.

Pawai obor ini menempuh rute dari Pasar Lama, melewati kawasan Tiga Raja, Cendrawasih, dan Budi Utomo, sebelum berakhir di Eme Neme Yauware. Sepanjang rute, peserta terlihat tertib dan mengikuti arahan panitia serta petugas keamanan yang berjaga.

Ketua panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk aparat keamanan TNI dan Polri, serta dukungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan yang turut membantu pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung. Ia mengakui bahwa persiapan yang singkat tidak mengurangi kelancaran dan kesuksesan acara.

Menutup rangkaian kegiatan, panitia mengajak seluruh umat untuk memaknai kebangkitan Kristus sebagai semangat baru dalam kehidupan. Diharapkan melalui perayaan ini, masyarakat semakin memperkuat persatuan, menumbuhkan kasih, serta membangun kebersamaan di masa yang akan datang. (Sandra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....