Antisipasi El Nino, BPBD Mimika Perkuat Pemantauan.
- 25 Agt 2026 16:04 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Mimika - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika, Agustina Rahaded, mengatakan pada Selasa 25 Agustus 2026 bahwa pihaknya telah melakukan langkah antisipasi terhadap potensi dampak El Nino sejak Juni 2026.
Agustina menjelaskan, langkah tersebut dilakukan setelah adanya koordinasi dengan BMKG yang memberikan pemaparan terkait kondisi El Nino dan potensi dampaknya di wilayah Mimika.
"Awal Juni Kepala BMKG sudah datang dan bertemu saya. Mereka sudah mempresentasikan tentang El Nino. Jadi selanjutnya dari bulan Juni dan Juli, kami dari BPBD sudah memberikan imbauan kepada masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, imbauan kepada masyarakat terus dilakukan secara berulang, khususnya terkait kondisi cuaca panas dan potensi terjadinya kebakaran lahan. BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan serta tidak membakar atau membuang sampah sembarangan.
Agustina mengatakan, BPBD Mimika juga telah berkoordinasi dengan Distrik Mimika Baru terkait sejumlah titik yang dilaporkan mengalami kebakaran. Tim BPBD kemudian turun langsung ke lokasi berdasarkan informasi yang diterima dari pihak distrik.
"Kemarin kami turun ke lokasi Hasanuddin sampai Petrosi. Di sana ada lahan kosong yang terbakar. Kami dari tim BPBD menurunkan dua armada dan api di lahan yang terbakar sudah berhasil diamankan," jelasnya.
Selain penanganan di lapangan, BPBD Mimika akan kembali menyampaikan imbauan kepada masyarakat di enam distrik yang berada di wilayah kota. Pemantauan juga akan diperkuat pada sejumlah titik yang telah dilaporkan kepada pemerintah daerah.
Agustina menambahkan, BPBD juga tengah menyiapkan surat keputusan (SK) tim pemantauan sebagai tindak lanjut koordinasi bersama Bupati Mimika dan unsur pimpinan daerah. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Tengah terkait pembentukan tim tersebut.
"Jadi hari ini BPBD bertugas membuat SK pemantauan. Nanti saya koordinasi dengan Provinsi Papua Tengah karena yang disampaikan Pak Gubernur, kita harus membuat SK pemantauan dari setiap kabupaten untuk dikirim ke provinsi," katanya.
Agustina mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama periode cuaca panas yang diperkirakan berlangsung hingga September. Warga diminta menjaga lingkungan masing-masing dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sebelum meluas.(Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....