Lembaga Alkitab Indonesia Perkuat Literasi Alkitab lewat Kegiatan Pekan Alkitab

  • 31 Mar 2026 20:12 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika — Kegiatan Pekan Alkitab Mimika yang diselenggarakan oleh Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) resmi digelar di Sekolah Kristen Kalam Kudus Mimika, Selasa 31 Maret 2026. Kegiatan ini akan berlangsung hingga Kamis 2 April 2026 dengan melibatkan berbagai unsur gereja dan umat Kristiani di Kabupaten Mimika.

Ketua Perwakilan LAI di Tanah Papua, Melvy Alfons, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai Pekan Alkitab menjadi momentum penting dalam membangun kebersamaan dan persaudaraan antar umat Kristen di wilayah Mimika.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan umat dengan firman Tuhan melalui berbagai metode yang lebih interaktif. Tidak hanya melalui khotbah, tetapi juga melalui kegiatan yang melibatkan anak-anak, pemuda, hingga berbagai denominasi gereja.

Melvy menjelaskan, LAI terus berupaya menghadirkan Alkitab yang mudah dipahami oleh umat. Salah satunya melalui penerbitan Alkitab Terjemahan Baru edisi kedua yang diluncurkan pada 9 Februari 2023 sebagai penyempurnaan dari versi sebelumnya.

Ia mengakui bahwa proses peralihan ke terjemahan baru tersebut tidaklah mudah. Masih banyak jemaat yang terbiasa menggunakan versi lama, sehingga diperlukan sosialisasi secara berkelanjutan agar umat dapat memahami dan beradaptasi dengan perubahan tersebut.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Ananias Faot, menilai sosialisasi ini sangat penting, terutama bagi jemaat di wilayah terpencil yang belum sepenuhnya memahami perbedaan antara terjemahan lama dan yang baru.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah berencana mendukung pengadaan Alkitab, termasuk versi terjemahan terbaru. Untuk itu, ia meminta LAI menyiapkan proposal kebutuhan distribusi agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

Ananias juga menekankan peran penting para hamba Tuhan dan guru sekolah minggu dalam memberikan pemahaman kepada jemaat, khususnya di tengah perkembangan digitalisasi yang turut memengaruhi cara masyarakat mengakses Alkitab.

Di akhir kegiatan pembukaan, para tamu undangan diajak mengunjungi pameran museum Alkitab yang menampilkan berbagai koleksi bersejarah, seperti Alkitab dalam berbagai bahasa, mahkota duri, dua loh batu, cambuk penyaliban, paku salib, sangkakala, hingga alat tulis papirus. Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan seminar biblika dan berbagai perlombaan rohani. (Sandra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....