BMKG: Timika Masih Berpotensi Hujan dan Angin hingga Agustus 2026

  • 29 Mar 2026 19:14 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Mimika memprakirakan wilayah pesisir Kabupaten Mimika masih berpotensi mengalami hujan hingga periode Juli–Agustus 2026, yang diperkirakan menjadi puncak musim hujan di daerah tersebut.

Forecaster BMKG Mimika, Muhammad An Nafi’ Gymnastiar, mengatakan bahwa berdasarkan informasi BMKG pusat, musim kemarau tahun 2026 diperkirakan datang lebih awal dibandingkan tahun sebelumnya, dengan puncak kemarau terjadi pada Agustus di wilayah Indonesia bagian barat.

Namun, kondisi tersebut tidak sepenuhnya berlaku di wilayah Indonesia timur, khususnya Papua, yang memiliki karakteristik cuaca tersendiri.

“Papua masih dipengaruhi dinamika atmosfer, dan saat ini berada dalam kondisi netral setelah sebelumnya dipengaruhi La Nina,” jelasnya saat ditemui, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, kondisi netral tersebut diperkirakan berlangsung beberapa bulan ke depan dan tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap pola cuaca di Papua. Karena itu, wilayah Timika masih berada pada periode musim hujan dengan potensi hujan yang masih sering terjadi.

BMKG juga memperkirakan puncak hujan di wilayah Timika dapat terjadi pada Juli hingga Agustus, dengan intensitas hujan yang berpotensi turun sepanjang hari serta disertai angin.

Namun, jika ke depan terjadi fenomena El Nino kuat, kondisi cuaca dapat berubah dan berpotensi menyebabkan musim lebih kering di Papua.

Selain itu, BMKG Mimika juga menyampaikan prakiraan kondisi gelombang laut di wilayah pesisir Mimika. Pada Selasa (10/3/2026), tinggi gelombang di wilayah seperti Kokonao, Agats, dan Pomako berada pada kategori sedang dan masih aman untuk aktivitas pelayaran.

Untuk hari-hari berikutnya, tinggi gelombang diperkirakan masih berada pada kategori sedang, dengan beberapa wilayah mengalami peningkatan sementara terutama pada sore hari, namun secara umum kondisi perairan masih aman bagi nelayan dan transportasi laut.

BMKG Mimika menegaskan, secara keseluruhan wilayah Timika masih berada dalam periode musim hujan hingga pertengahan tahun, dengan potensi cuaca ekstrem pada Juli hingga Agustus 2026.

(SAN)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....