Bupati Mimika Ajak Warga Perkuat Harmoni dalam Perayaan Tawur Agung Kesanga
- 26 Mar 2026 18:50 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, MIMIKA — Bupati Mimika, Johannes Rettob, bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong menghadiri kegiatan Tawur Agung Kesanga sebagai rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi yang diselenggarakan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Mimika. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Eks Pasar Swadaya, Jalan Yos Sudarso, pada Rabu 18 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Johannes Rettob menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pawai ogoh-ogoh yang untuk pertama kalinya digelar di tengah kota. Ia menilai kegiatan ini menjadi bentuk keterbukaan sekaligus upaya memperkenalkan keberadaan umat Hindu kepada seluruh masyarakat Mimika.
“Ini menjadi momen yang luar biasa, di mana seluruh masyarakat bisa melihat dan merasakan langsung rangkaian perayaan Nyepi. Tahun lalu kegiatan ini dilaksanakan di pura, namun tahun ini kita hadir di tengah kota agar semua umat di Mimika tahu dan merasakan kebersamaan ini,” ujarnya.
Bupati juga mengajak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk terus mendorong partisipasi lintas agama dalam setiap perayaan keagamaan. Menurutnya, kebersamaan dalam keberagaman menjadi kunci utama menjaga keharmonisan di Kabupaten Mimika.
Ia menambahkan, tahun ini merupakan momentum istimewa karena berbagai hari besar keagamaan berlangsung berdekatan, mulai dari Tahun Baru Saka, Idul Fitri, hingga Hari Raya Paskah. Hal ini, menurutnya, menjadi kesempatan bagi seluruh umat beragama untuk memperkuat persatuan.

“Kita harus bersatu, saling mendukung, dan ikut merayakan setiap momen keagamaan. Dari pawai ogoh-ogoh, takbir keliling, hingga perayaan Paskah, mari kita hadir bersama sebagai wujud Mimika sebagai kabupaten yang harmonis,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Tawur Agung Kesanga tidak hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi memiliki makna mendalam dalam menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam semesta.
“Hari Raya Nyepi menjadi momentum refleksi diri melalui catur brata penyepian. Nilai ini tidak hanya penting bagi umat Hindu, tetapi juga relevan bagi seluruh masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai toleransi dan kerukunan sebagai fondasi pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Mimika, kata dia, berkomitmen mendukung seluruh kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan mental dan spiritual masyarakat.
“Kita ingin Mimika tetap menjadi daerah yang damai, rukun, dan penuh toleransi. Keberagaman adalah kekuatan yang harus kita rawat bersama,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Johannes Rettob bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Mimika.
“Semoga perayaan ini membawa kedamaian, kebijaksanaan, dan kesejahteraan bagi kita semua,” tutupnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan pawai ogoh-ogoh yang turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat lintas agama yang antusias menyaksikan jalannya acara. (SAN)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....