BLT PKH Disalurkan di Sugapa, 17 Kampung Terima Bantuan Secara Merata
- 18 Mar 2026 19:15 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Sugapa – Pemerintah Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, bersama pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan bantuan sosial sembako untuk periode Januari hingga Maret 2026.
Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Kantor Distrik Sugapa, Rabu 18 Maret 2026, dipimpin langsung Kepala Distrik Sugapa, Hermanus Maisini, didampingi Pendamping PKH Distrik Sugapa, Mia Abugau.
Sebanyak 17 kampung di Distrik Sugapa menerima alokasi BLT dengan besaran yang sama untuk masing-masing kampung. Dua di antaranya adalah Kampung Yokatapa dan Kampung Mamba.
Dalam penyaluran tersebut, Kepala Distrik Sugapa Hermanus Maisini tidak hanya menyerahkan bantuan kepada kepala kampung, tetapi juga secara langsung membagikan kepada masyarakat, khususnya warga berkebutuhan khusus dan penyandang disabilitas. Penyaluran ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan kerja yang harmonis antara pemerintah distrik dan pemerintah kampung.
Selain BLT, bantuan sosial sembako turut diberikan kepada kelompok rentan, seperti janda, duda, serta masyarakat dengan kebutuhan khusus.
Kepala Distrik Sugapa, Hermanus Maisini, menegaskan komitmennya untuk memastikan bantuan disalurkan secara transparan dan tepat sasaran.

“Kami bersama tim PKH Kementerian Sosial berkomitmen menyalurkan BLT secara transparan dan akuntabel kepada warga. Diharapkan bantuan ini tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat di 17 kampung di Distrik Sugapa,” ujarnya.
Salah satu warga penerima bantuan, Merkurius Hagisimijau, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas perhatian yang diberikan.
Ia mengaku bantuan tersebut sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menantang.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah yang sudah menyalurkan bantuan ini. Ini sangat berarti bagi kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.
Diketahui, Kabupaten Intan Jaya, termasuk Distrik Sugapa dan kampung-kampung di sekitarnya, merupakan wilayah dengan akses transportasi yang terbatas dan sebagian besar hanya dapat dijangkau melalui jalur udara. Kondisi ini berdampak pada tingginya harga bahan pokok di wilayah tersebut.
Meski demikian, proses penyaluran bantuan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, dengan dukungan pengamanan dari aparat TNI dan Polri setempat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....