Kemenag Mimika Sahkan PGGM, Perkuat Sinergi dan Harmoni Antar Gereja

  • 27 Feb 2026 15:46 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID,MIMIKA - Kementerian Agama Kabupaten Mimika menggelar silaturahmi bersama pimpinan gereja se-Kabupaten Mimika yang dirangkaikan dengan pengesahan Persekutuan Gereja-Gereja Mimika (PGGM), Jumat 27 Februari 2026.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika itu dihadiri 45 gereja Kristen dari total 46 gereja yang diundang.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mimika, Gabriel Rettobyaan, S.Ag menyampaikan bahwa satu gereja Katolik belum sempat hadir karena masih berada di wilayah pedalaman. Meski demikian, ia mengapresiasi kehadiran para pimpinan gereja yang dinilai telah memenuhi forum komunikasi perdana tersebut.

“Dari 45 gereja yang hadir, jumlah peserta sekitar 50 orang. Ini menjadi pertemuan awal yang sangat baik untuk saling mengenal antara pimpinan-pimpinan gereja dengan Kementerian Agama, sekaligus membangun komunikasi yang lebih kokoh,” ujarnya usai pertemuan.

Menurut Gabriel, selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga bertujuan untuk mengesahkan kepengurusan Persekutuan Gereja-Gereja Mimika (PGGM) Kabupaten Mimika. Kepengurusan PGGM sebelumnya telah dimusyawarahkan, namun masih membutuhkan penguatan komunikasi dan keabsahan dari para pimpinan gereja.

Ia menjelaskan, selama kurang lebih dua bulan terakhir, pihaknya intens membangun dialog antar gereja serta dengan kepengurusan PGGM, agar organisasi tersebut benar-benar berdiri atas restu dan dukungan penuh para pimpinan gereja.

“Nama dan kepengurusan sudah disahkan dan disetujui bersama. Dengan keabsahan ini, pada hari Senin kami sudah bisa mengeluarkan rekomendasi resmi dari Kementerian Agama,” katanya.

Gabriel menegaskan, tugas PGGM ke depan tidak ringan. Organisasi tersebut diharapkan mampu menjalankan program-program yang menyentuh langsung umat, seperti pembinaan, kegiatan sosial, donasi gereja, hingga menjawab kebutuhan yang mungkin diperlukan oleh pemerintah daerah.

“PGGM diharapkan menjadi cahaya yang menerangi dan mempersatukan gereja-gereja, membangun dialog lintas gereja, serta memperkuat pemahaman bersama agar dapat dieksekusi dengan baik oleh kepengurusan,” jelasnya.

Sebagai pembina, Kementerian Agama akan terus mendampingi PGGM dan para pimpinan gereja dalam menjaga harmoni kehidupan beragama di Mimika. Ia menekankan pentingnya komitmen bersama untuk menjaga Mimika sebagai rumah yang harmonis.

“Harmoni yang sudah dicapai harus terus dipertahankan dan diperkuat oleh seluruh pimpinan agama hingga ke tingkat umat,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut, juga disepakati agenda pertemuan rutin setiap bulan secara bergilir dari gereja ke gereja. Pertemuan itu nantinya akan melibatkan pemerintah daerah dan aparat kepolisian guna membangun kesepahaman dan memperkuat dialog.

Gabriel menyampaikan apresiasi atas antusiasme para pimpinan gereja yang hadir. Ia mengaku banyak menerima masukan dan saran untuk memperkaya pelayanan serta memperkuat peran Kementerian Agama sebagai mitra kerja gereja.

“Ini perjumpaan yang penuh rahmat. Kami saling mendengarkan dan mencatat berbagai masukan untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan kami. Ke depan, komunikasi dan kolaborasi ini akan terus kami perkuat,” pungkasnya. (SAN)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....