Infrastruktur Air Minum Mimika Dinilai Siap, Tantangan Ada di Dukungan Masyarakat

  • 25 Feb 2026 15:19 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika – Dr. Reynold Rizal Ubra, M.Epid menyampaikan sejumlah capaian serta tantangan dalam pengelolaan air minum dan air limbah domestik di Kabupaten Mimika saat ditemui awak media usai kegiatan Presentasi Pengelolaan Air Minum dan Air Limbah Domestik, Selasa 24 Februari 2026..

Ia menjelaskan, berdasarkan jumlah penduduk, capaian layanan air minum di Mimika telah mencapai sekitar 47 persen. Namun jika mengacu pada target yang diberikan Kementerian Kesehatan sebanyak lebih dari 54 ribu sasaran, capaian daerah sudah berada di angka sekitar 88 persen atau sekitar 49 ribu lebih penerima layanan.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk integrasi dengan program unggulan Bupati Mimika yakni PUSJAKI atau “Puskesmas Jalan Kaki”, yang turut dilengkapi layanan medical check-up kepada masyarakat.

“Program ini mendorong pencapaian Mimika menjadi lebih tinggi di Provinsi Papua Tengah. Peran masyarakat juga sangat baik dalam mendukung program kesehatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, akses air bersih merupakan salah satu indikator penting dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Namun, pengembangan industri air minum dinilai sebagai upaya jangka panjang, sehingga penggunaan air sumur oleh masyarakat juga perlu menjadi bahan diskusi bersama berbagai pihak, termasuk UNICEF.


Dr. Reynold juga menilai infrastruktur yang dibangun pemerintah daerah dalam empat tahun terakhir sudah menunjukkan perkembangan positif. Ia mengapresiasi paparan dari Dinas PUPR yang dinilai telah memiliki perencanaan matang berbasis data.

“Kalau kita membuat roadmap atau peta jalan, harus berangkat dari data. Presentasi yang disampaikan sudah baik, sekitar 14 ribu sambungan rumah dan lebih dari 50 persen masyarakat sudah menikmati layanan air hingga Juni 2025,” jelasnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa tantangan utama justru berada pada faktor non-teknis, seperti dukungan masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun. Ia berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam pemeliharaan jaringan air serta tidak merusak infrastruktur yang ada.

Ia juga mengapresiasi tindak lanjut pemerintah daerah terhadap hasil Survei Kesehatan Dasar tahun 2022 yang kini dibahas pada level yang lebih luas, termasuk di tingkat provinsi.

“Ini menunjukkan komitmen bersama antara pemerintah daerah, mitra pembangunan, dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas layanan air bersih di Mimika,” pungkasnya.(SAN)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....