Perbaikan Masih Berlanjut, Pelayanan Air PDAM Masih Terhenti

  • 29 Jan 2026 21:04 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Proses perbaikan pipa besar milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Perumda Kabupaten Nabire Papua Tengah, masih terhenti. Sebelumnya estimasi perbaikan pipa tersebut membutuhkan 3 (tiga) hari, mulai tanggal 27 hingga 29 Januari 2026, namun informasi terbaru dari Perumda Nabire, diperpanjang hingga 31 Januari 2026.

Akibat perbaikan pipa yang menyuplai air dari Bendung Kura-Kura, Kali Nabire ke pelanggan tersebut masih berlangsung, sehingga pelayanan air bersih masih terhenti. Beberapa pelanggan di sejumlah wilayah terdampak terhentinya suplai air bersih dari PDAM Perumda Nabire. Warga terpaksa harus membeli air dalam jumlah tertentu untuk kebutuhannya sehari-hari.

Wilayah terdampak terhentinya pelayanan air tersebut, yakni bagian timur Kelurahan Girimulyo, Oyehe dan Kelurahan Karang Mulia, Kampung Kalisusu, Kali Harapan, wilayah sekitar SMK Negeri 1, Yapis, Jalan Merdeka, Jalan BD Danomira, Pepera, Pemuda dan Jalan Kusuma Bangsa, Malompo dan RSUD Nabire.

Manajemen Perumda Nabire melalui direkturnya Jhon Nexon Monim Menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para pelanggan yang terdampak atas terhentinya pelayanan air. Pipa penyuplai air yang sedang diperbaiki itu, akibat banjir yang melanda Kali Nabire beberapa waktu lalu, pipa berdiameter 400 mm yang akan diperbaiki tersebut cukup menyulitkan, karena semburan air yang kuat.

Sejumlah warga Nabire, pelanggan PDAM Perumda mengeluh terkait belum selesainya perbaikan pipa yang telah berlangsung 3 hari. "Air sudah habis di rumah, kami terpaksa numpang mandi ke rumah saudara lainnya yang masih ada air," ucap Iwan, seorang pelanggan di Kelurahan Girimulyo. Beragam komentar pelanggan lainnya tentang hal ini di sejumlah group Whatapp.

Iwan dan para pelanggan air lainnya berharap agar perbaikan pipa PDAM Perumda Nabire dapat terselesaikan dalam waktu yang tidak lama, mengingat curah hujan yang masih rendah atau jarang di Kabupaten Nabire. "Semoga cepat selesai perbaikannya, ini kami sudah susah air," ujar Iwan sedih.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....