Wabup Nabire Buka Percepatan Gerakan Tanam Padi Modern PM-AAS, 500 Hektar Nabire

  • 30 Sep 2026 19:49 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Kementerian Pertanian bersama Pemerintah Kabupaten Nabire terus mendorong peningkatan produksi pangan melalui penerapan pertanian modern. Hal tersebut ditandai dengan dibukanya Gerakan Percepatan Tanam Padi Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) menuju target 600 hektare di Provinsi Papua Tengah.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawenari, Rabu, 30 September 2026, di SP1 Bumi Raya, Distrik Nabire Barat, sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan di Papua Tengah.

Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawenari mengatakan, gerakan percepatan tanam ini menjadi langkah penting dalam mengembangkan pertanian yang lebih modern, produktif dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

"Program percepatan tanam padi PM-AAS tersebut mencakup lahan seluas 600 hektare, dengan pembagian 100 hektare di Kabupaten Mimika dan 500 hektare di Kabupaten Nabire", jelasnya.

Menurutnya, pengembangan pertanian tidak hanya berorientasi pada peningkatan luas lahan, tetapi juga perlu didukung dengan teknologi, pengelolaan lahan yang baik serta keterlibatan seluruh pihak.

"Pemerintah Kabupaten Nabire, dalam hal ini Bupati akan terus memberikan dukungan terhadap program pertanian yang dapat meningkatkan produksi padi dan memperkuat ketahanan pangan daerah", ungkapnya.

Dengan target 500 hektare di Nabire, pemerintah berharap program PM-AAS dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas pertanian sekaligus mendorong petani untuk semakin terbiasa menggunakan metode dan teknologi pertanian modern.

"Gerakan percepatan tanam ini juga menjadi bagian dari sinergi pemerintah daerah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya melalui optimalisasi lahan pertanian yang tersedia di Papua Tengah," tutupnya.

Pemerintah berharap pelaksanaan program PM-AAS dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga hasil produksi padi di Papua Tengah semakin meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....