Pemerintah Pastikan Pendidikan Tetap Normal saat Efisiensi Energi

  • 31 Mar 2026 21:23 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire – Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan efisiensi energi tidak akan menyasar sektor pendidikan.

Dilansir dari Bloomberg Technoz, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan kegiatan belajar mengajar pada seluruh jenjang pendidikan akan berlangsung secara tatap muka atau luring.

"Sektor pendidikan tetap melakukan kegiatan belajar-mengajar secara tatap muka, yaitu luring secara normal di seluruh jenjang pendidikan dasar hingga menengah selama lima hari dalam seminggu," ujar Airlangga, Selasa 31 Maret 2026.

Selain itu, pemerintah menegaskan tidak ada pemotongan jam belajar seperti yang diterapkan pada kebijakan work from home (WFH) di dunia kerja. Para siswa akan mengikuti kegiatan pendidikan dengan waktu normal tiap pekan.

Kebijakan ini juga mencakup kegiatan di luar kelas, termasuk ekstrakurikuler, ajang prestasi, dan kompetisi olahraga, yang tetap diperbolehkan berlangsung tanpa pembatasan.

Namun, untuk pendidikan tinggi, pemerintah hanya membatasi kegiatan mahasiswa yang telah menempuh pendidikan di atas semester ke-4. Penyesuaian ini mengikuti surat edaran dari Kementerian Pendidikan Tinggi dan Sains (Mendikti-Saintek).

"Akan menyesuaikan dengan surat edaran dari Mendikti-Saintek," tambah Airlangga, menegaskan bahwa pembatasan hanya bersifat terbatas dan selektif pada mahasiswa tertentu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....