Analis Prediksi Penyesuaian Harga BBM April 2026

  • 31 Mar 2026 02:19 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi diperkirakan akan mengalami kenaikan mulai 1 April 2026. Kenaikan ini berpotensi berdampak langsung pada biaya transportasi dan harga kebutuhan pokok di wilayah Papua yang masih bergantung pada distribusi logistik berbasis BBM.

Dikutip dari Bloomberg Technoz, analis memperkirakan harga Pertamax (RON 92) dapat naik ke kisaran Rp13.500 hingga Rp14.500 per liter dari sebelumnya Rp12.390 per liter pada Maret 2026.

“Pemerintah akan mengasumsi yang terburuk, secara bukan hanya harga yang tinggi, tetapi pasokan juga sangat ketat yang masih bisa bertahan lama,” kata Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong, Senin 30 Maret 2026.

Kenaikan harga BBM ini dipicu oleh lonjakan harga minyak dunia yang jauh melampaui asumsi APBN 2026 sebesar US$70 per barel. Bahkan, harga minyak jenis Brent kini berada di kisaran US$90 hingga US$115 per barel akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.

Di Papua, kondisi geografis yang menantang membuat distribusi BBM menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga barang. Jika harga BBM meningkat, maka biaya logistik berpotensi ikut naik dan berdampak pada inflasi daerah.

Selain BBM nonsubsidi, analis juga memperkirakan adanya potensi kenaikan BBM subsidi seperti Pertalite jika pemerintah tidak lagi menahan harga. Dampaknya bisa meluas hingga sektor pangan dan kebutuhan pokok lainnya.

Ekonom dari Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menilai kenaikan harga BBM akan berdampak pada inflasi yang lebih luas. Ia memperkirakan inflasi pangan bisa meningkat hingga 6% sampai 7% pada April 2026.

“Transmisi dari BBM ke mana-mana termasuk ke inflasi pangan, bisa tembus 6%—7% pada April,” ujar Bhima.

Pemerintah diharapkan dapat mengambil langkah mitigasi untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama di wilayah timur Indonesia seperti Papua yang lebih rentan terhadap gejolak harga energi dan distribusi barang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....