Produksi Batu Bara Capai 661 Juta Ton
- 27 Nov 2025 21:17 WIB
- Nabire
KBRN, Nabire: Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) mencatat produksi batu bara nasional telah mencapai 661,18 juta ton hingga Oktober 2025. Capaian tersebut setara 89,38 persen dari target produksi sepanjang 2025 sebesar 739,6 juta ton.
Sekretaris Jenderal APBI, Haryanto Damanik, mengatakan target produksi hingga akhir tahun diperkirakan berada di kisaran 740 juta ton.
“Target sampai akhir tahun kurang lebih 740 juta ton,” ujarnya yang dikutip dari Bloomberg Technoz, Kamis (27/11/2025).
Target produksi tahun ini lebih rendah dibandingkan realisasi produksi sepanjang 2024 yang mencapai 836 juta ton. Pemerintah saat ini juga tengah mengkaji pengurangan kuota produksi batu bara pada 2026 di tengah tren koreksi produksi tahun ini.
“Nanti kita mau lihat korelasi dengan rencana pemerintah untuk mengurangi produksi di 2026,” lanjut Haryanto.
Di sisi lain, realisasi Domestic Market Obligation (DMO) batu bara hingga Oktober 2025 telah mencapai 180,98 juta ton atau 75,51 persen dari target 239,6 juta ton. Sementara itu, ekspor batu bara Indonesia tercatat mencapai 418 juta ton, setara 83,6 persen dari target ekspor 500 juta ton tahun ini.
APBI juga mencatat permintaan batu bara dari kawasan Asia Tenggara mulai tumbuh, seiring melemahnya permintaan dari China dan India.
“Permintaan batu bara ini diperkirakan dari Asean meningkat,” tuturnya.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, memastikan pihaknya akan memangkas target produksi batu bara tahun depan, sekaligus membuka opsi untuk meningkatkan porsi DMO.
Rencana tersebut masih dalam tahap evaluasi seiring penyampaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 oleh perusahaan tambang. Menurut Bahlil, proyeksi produksi pada RKAB tiga tahunan sebelumnya mencapai 900 juta ton per tahun, sementara permintaan global justru menunjukkan pelemahan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....