Sejarah Hari Jantung Sedunia dan Pentingnya Menjaga Kesehatan Jantung
- 29 Sep 2026 12:32 WIB
- Nabire
Poin Utama
- Hari Jantung Sedunia diperingati setiap 29 September sebagai kampanye global untuk meningkatkan kesadaran tentang penyakit kardiovaskular dan faktor risikonya.
- World Heart Federation (WHF) memimpin peringatan ini dan melibatkan organisasi kesehatan serta masyarakat di berbagai negara untuk menjaga kesehatan jantung.
- Sejarah World Heart Day dimulai dari inisiatif WHF pada akhir 1990-an bersama WHO untuk mendorong momentum global dalam meningkatkan kesadaran tentang penyakit jantung dan pembuluh darah.
RRI.CO.ID, Nabire - Hari Jantung Sedunia atau World Heart Day diperingati setiap 29 September. Peringatan ini menjadi kampanye global untuk meningkatkan kesadaran mengenai penyakit kardiovaskular, faktor risikonya, serta pentingnya menjaga kesehatan jantung. Kampanye tersebut dipimpin oleh World Heart Federation (WHF) dan melibatkan organisasi kesehatan serta masyarakat di berbagai negara.
Sejarah World Heart Day berawal dari inisiatif World Heart Federation untuk meningkatkan perhatian dunia terhadap penyakit kardiovaskular. Sejak akhir 1990-an, WHF bersama Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mendorong adanya momentum global untuk meningkatkan kesadaran mengenai penyakit jantung dan pembuluh darah. Peringatan kemudian ditetapkan setiap 29 September dan menjadi salah satu kampanye kesehatan jantung terbesar di dunia.
Dalam perkembangannya, World Heart Day digunakan untuk menyampaikan berbagai pesan mengenai pencegahan penyakit kardiovaskular. Kampanye pada tahun-tahun sebelumnya mengangkat tema berbeda, antara lain “Be a Heart Hero” pada 2019 dan “Use Heart to Beat Heart Disease” pada 2020. Pesan kampanye terus berkembang mengikuti persoalan kesehatan jantung yang dihadapi masyarakat dunia.
Untuk World Heart Day 2026, World Heart Federation mengangkat pesan kampanye “Don’t Miss a Beat”, yang dalam materi WHF disampaikan dengan pesan “Heart diseases can be hidden: Don’t miss a beat” atau penyakit jantung dapat tidak terlihat, sehingga masyarakat didorong untuk lebih memperhatikan kesehatan jantung. WHF juga mengajak masyarakat mengikuti berbagai kegiatan kampanye, termasuk tantangan melakukan aktivitas fisik selama 20 menit setiap hari pada September.
WHF menyebut penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab utama kematian di dunia. Karena itu, World Heart Day menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran mengenai kesehatan jantung dan pentingnya pencegahan. WHF pada 2026 juga menyoroti perlunya memperkuat pencegahan, diagnosis, pengobatan dan perawatan penyakit kardiovaskular secara lebih luas.
Peringatan 29 September pada akhirnya menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan jantung melalui informasi yang benar, aktivitas fisik yang sesuai, pola hidup sehat serta pemeriksaan kesehatan berdasarkan kebutuhan. Melalui kampanye “Don’t Miss a Beat”, World Heart Day 2026 mengingatkan bahwa perhatian terhadap kesehatan jantung perlu dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya pada satu hari peringatan. (Falen Nelwan)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....