28 Juli Hari Hepatitis Sedunia, Perkuat Kesadaran Cegah Penyakit Hati

  • 28 Jul 2026 04:53 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Setiap tanggal 28 Juli, masyarakat dunia memperingati Hari Hepatitis Sedunia (World Hepatitis Day) sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap penyakit hepatitis, memperluas akses pencegahan, pemeriksaan, serta pengobatan bagi masyarakat.

Peringatan ini ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) untuk mengenang jasa ilmuwan pemenang Nobel, Dr. Baruch Samuel Blumberg, yang lahir pada 28 Juli 1925. Dr. Blumberg berjasa menemukan virus hepatitis B (HBV) serta mengembangkan alat diagnosis dan vaksin hepatitis B yang menjadi tonggak penting dalam dunia kesehatan.

Hari Hepatitis Sedunia pertama kali menjadi peringatan kesehatan global setelah Majelis Kesehatan Dunia (World Health Assembly) menetapkan tanggal 28 Juli sebagai hari khusus untuk meningkatkan perhatian dunia terhadap hepatitis virus. Peringatan ini bertujuan mendorong pemerintah, organisasi kesehatan, dan masyarakat agar bersama-sama mempercepat upaya pengendalian hepatitis.

Hepatitis merupakan penyakit yang menyebabkan peradangan pada organ hati. Penyakit ini dapat disebabkan oleh berbagai jenis virus, yaitu hepatitis A, B, C, D, dan E. Beberapa jenis hepatitis, terutama hepatitis B, C, dan D, dapat berkembang menjadi infeksi kronis yang berisiko menyebabkan sirosis hati hingga kanker hati.

Melalui peringatan Hari Hepatitis Sedunia, WHO mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya imunisasi, pemeriksaan kesehatan, deteksi dini, serta pengobatan yang tepat. Upaya tersebut menjadi bagian dari target global untuk mengakhiri hepatitis virus sebagai ancaman kesehatan masyarakat pada tahun 2030.

Berdasarkan sumber resmi WHO, tema Hari Hepatitis Sedunia 2026 adalah: “Hepatitis: Let’s Break It Down”, atau "Hepatitis: Mari Kita Atasi", tema ini menyerukan agar dunia bersama-sama menghilangkan berbagai hambatan dalam penanggulangan hepatitis, termasuk hambatan sosial, ekonomi, stigma, serta keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan. WHO menekankan pentingnya memperluas vaksinasi, pemeriksaan, dan pengobatan untuk mempercepat eliminasi hepatitis.

Peringatan Hari Hepatitis Sedunia juga menjadi pengingat bahwa masih banyak masyarakat yang belum mengetahui status kesehatannya akibat hepatitis sering tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Karena itu, peningkatan pengetahuan dan pemeriksaan menjadi langkah penting untuk mencegah dampak yang lebih serius.

Dengan semangat Hari Hepatitis Sedunia, dunia diajak memperkuat kolaborasi agar setiap orang mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh informasi, pencegahan, dan layanan kesehatan dalam upaya menciptakan generasi yang lebih sehat. (Falen Nelwan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....