KPA Papua Tengah Minta Pemuka Agama Ikut Memberikan Edukasi Bahaya HIV/AIDS

  • 09 Apr 2026 23:07 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Ketua KPA Papua Tengah, Freni Anouw, kepada RRI Kamis 9 April 2026 menegasakan bahwa, data sementara menunjukan tren peningkatan kasus yang signifikan, didominasi oleh usia produktif, sehingga memerlukan penanganan yang lebih insentif dan kolaboratif.

"Kasus HIV/AIDS di Papua Tengah melonjak, dengan total mencapai 24.777kasus dan di perkirakan angka ini akan terus meningkat. Tertinggi di Nabire dan Mimika, sehingga mendorong KPA Kabupaten lebih aktif, dengan terus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya HIV/AIDS, tidak hanya menunggu tetapi jemput bola atau proaktif melakukan skrining dan konseling ke komunitas berisiko," tegas Vreni Anouw.

Ia menegasakan bahwa, peran pemuka agama di masing-masing daerah di Papua Tengah sangat penting, sehingga tidak hanya menyampaiakan khotbah atau cerama rohani, tetapi ikut memberikan edukasi tentang isu-isu jasmani, termasuk bahaya HIV/AIDS.

"KPA kabupaten yang punya masyarakat demikian juga pemukapemuka agama, baik Kristen maupun Islam dan yang lainnya, untuk itu meraka harus mengundang tokoh agama, pemuda, dan tokoh masyarakat serta tokoh perempuan untuk berperan aktif, terutama RT/RW," ujarnya.

Terkait edukasi pencegahan KPA kabupaten juga diminta, wajib mengandeng Dinas Kesehatan, Puskesmas, Dinas Sosial, Disnaker, dan sejumlah komunitas terkait untuk melakukan edukasi maupun pencegahan.

Seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Papua Tengah diajak untuk bersinergi memerangi peningkatan kasus HIV/AIDS yang semakin meng khawatirkan di 2026, fokus utama adalah deteksi dini di puskesmas, edukasi perilaku sehat hindari seks bebas dan narkoba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....