Bupati Mimika Tegaskan Insiden Kwamki Narama Bukan Perang, Murni Kasus Kriminal
- 31 Mar 2026 12:16 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID,Mimika – Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan bahwa insiden yang terjadi di Kwamki Narama tidak berkaitan dengan konflik perang antar keluarga, melainkan merupakan kasus kriminal murni, pada hari selasa 31 maret 2026.
Bupati menjelaskan bahwa sebelumnya telah ada kesepakatan damai antara pihak-pihak yang pernah terlibat konflik, termasuk keluarga Dang dan keluarga Newegalen. Kesepakatan tersebut telah dituangkan secara tertulis dan ditandatangani oleh banyak pihak, sehingga tidak ada lagi perang lanjutan.
“Pemerintah sudah menyampaikan dan semua pihak sudah sepakat bahwa tidak ada lagi perang. Proses perdamaian juga sudah dilakukan secara resmi,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, upaya mengaitkan kejadian terbaru dengan konflik lama dinilai tidak tepat, karena kedua belah pihak telah berdamai. Oleh karena itu, setiap kejadian baru harus dipandang sebagai tindakan kriminal individu, bukan konflik kelompok.
Bupati Mimika juga telah meminta Kapolres Mimika untuk segera menindaklanjuti kasus tersebut sebagai tindak pidana umum.
“Kalau ada kejadian lagi, kita anggap sebagai kriminal murni. Tangkap pelakunya dan proses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Lebih lanjut, pemerintah daerah berharap situasi keamanan di wilayah Kwamki Narama tetap kondusif, serta masyarakat tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu konflik baru.
Bupati pun menekankan pentingnya peran aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dengan mengusut tuntas kasus tersebut.
“Harapan kita semua tetap dalam kondisi aman. Tugas polisi adalah mencari dan menangkap pelaku,” tutupnya (SAN)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....