Saham BBRI Naik Saat IHSG Turun, Ini Rekomendasi Analis

  • 28 Apr 2026 18:42 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatatkan penguatan di tengah tekanan pasar saham. Pada penutupan perdagangan Selasa 28 April 2026, saham BBRI naik 0,66 persen ke level Rp3.070 per saham.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang justru melemah 0,48 persen ke posisi 7.072, bahkan sempat turun hingga 1 persen selama sesi perdagangan. Melansir dari Bloomberg Technoz, dinamika pasar global turut memengaruhi volatilitas pasar saham, namun sejumlah saham perbankan tetap menunjukkan ketahanan.

Penguatan saham BBRI didorong oleh sentimen positif dari analis. OCBC Sekuritas Indonesia kembali menegaskan rekomendasi beli untuk saham ini karena dinilai memiliki valuasi yang masih menarik serta fundamental yang kuat.

Dalam riset terbarunya, analis OCBC Sekuritas, Budi, menyebut pihaknya mempertahankan rekomendasi BUY dengan target harga Rp5.000 per saham menggunakan metode Gordon Growth Model (GGM), dengan asumsi Return on Equity (ROE) 18,5 persen dan cost of equity 10,4 persen.

Berdasarkan data Bloomberg, saat ini saham BBRI diperdagangkan dengan price to book value (PBV) sekitar 1,4 kali, yang tergolong murah dibandingkan potensi kinerja perusahaan ke depan.

Optimisme terhadap BBRI juga ditopang oleh pertumbuhan kredit yang solid, kebijakan fiskal yang ekspansif, serta perbaikan kondisi ekonomi. Selain itu, net interest margin (NIM) dinilai tetap kuat, kualitas aset terjaga, serta biaya kredit yang semakin efisien.

Tak hanya itu, peningkatan fee-based income, efisiensi operasional, serta penguatan dana murah (CASA) melalui transformasi digital turut memperkuat prospek jangka panjang perseroan.

OCBC Sekuritas memperkirakan saham BBRI masih memiliki potensi kenaikan hingga 62,86 persen dari harga saat ini. Selain itu, imbal hasil dividen yang mencapai sekitar 8 persen juga menjadi daya tarik tambahan bagi investor.

Sementara itu, konsensus Bloomberg menunjukkan mayoritas analis bersikap bullish terhadap saham ini. Dari 35 analis, sebanyak 29 di antaranya memberikan rekomendasi beli dengan target harga rata-rata 12 bulan ke depan sebesar Rp4.377 per saham, atau berpotensi naik sekitar 42,6 persen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....