IHSG Ditutup Melemah 0,31%, Saham Nikel INCO dan ANTM Menguat

  • 12 Feb 2026 20:52 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan 0,31% ke level 8.265,35 pada perdagangan Kamis (12/2/2026). Sepanjang sesi, IHSG sempat menyentuh level terendah di 8.220,15 dengan rentang pergerakan 8.334,02–8.220,15.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat nilai transaksi mencapai Rp23,84 triliun dari 43,26 miliar saham yang diperdagangkan, dengan frekuensi 3,02 juta kali transaksi. Sebanyak 294 saham menguat, 384 saham melemah, dan 144 saham stagnan.

Melansir dari Bloomberg Technoz, tekanan terhadap IHSG terutama berasal dari sektor kesehatan yang turun 1,25%, diikuti sektor konsumen non primer minus 0,91%, serta konsumen primer yang terkoreksi 0,6%.

Namun di tengah pelemahan indeks, saham-saham sektor barang baku—khususnya emiten nikel—justru mencatatkan penguatan signifikan. Sektor ini naik 1,45%, berlawanan arah dengan pergerakan IHSG.

Beberapa saham nikel yang mencuri perhatian antara lain:

  • PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) melonjak 4,61%
  • PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menguat 3,65%
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 3,25%
  • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) bertambah 0,68%

Penguatan saham nikel ini menjadi penopang di tengah tekanan pasar yang lebih luas, sekaligus menunjukkan masih adanya minat investor terhadap sektor komoditas, khususnya nikel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....