BI Catat Modal Asing Kabur Rp2,71 Triliun
- 28 Sep 2025 12:42 WIB
- Nabire
KBRN, Nabire: Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing keluar dari pasar keuangan domestik sebesar Rp2,71 triliun pada periode transaksi 22–25 September 2025. Arus keluar tersebut terutama berasal dari pasar surat berharga negara (SBN) sebesar Rp2,16 triliun dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) senilai Rp5,06 triliun.
Meski demikian, pasar saham masih mencatat aliran masuk asing dengan beli neto mencapai Rp4,51 triliun.
“Nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp2,71 triliun, terdiri dari jual neto sebesar Rp2,16 triliun di pasar SBN dan Rp5,06 triliun di SRBI,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso yang dikutip dari Bloomberg Technoz.
Seiring dengan keluarnya dana asing, premi risiko investasi di Indonesia meningkat. Premi credit default swap (CDS) Indonesia tenor 5 tahun per 25 September 2025 tercatat sebesar 83,18 basis poin (bps), naik dari posisi 69,59 bps pada 19 September.
Secara akumulatif sepanjang 2025, nonresiden membukukan jual neto Rp51,34 triliun di pasar saham dan Rp128,85 triliun di SRBI, sementara di pasar SBN tercatat beli neto Rp36,25 triliun.
Bank Indonesia menegaskan akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan demi menjaga ketahanan eksternal ekonomi nasional.
Adapun nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat (26/9) ditutup menguat tipis 0,05% di level Rp16.741 per dolar AS, meski sempat melemah hingga Rp16.788 per dolar AS pada perdagangan pagi. Di pasar offshore, rupiah NDF juga menguat 0,32% ke Rp16.753 per dolar AS setelah sebelumnya sempat anjlok ke Rp16.830.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....