Menjaga Kesuburan Tanaman saat Musim Kemarau yang Melanda
- 31 Jul 2026 13:02 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Musim Kemarau masih melanda wilayah Indonesia, sejak Juni 2026. Warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih dalam jumlah cukup dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk di sejumlah kampung di Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah. Beberapa warga terpaksa harus membeli air bersih kepada penjual air yang menggunakan mobil tanki.
Kebutuhan air tidak hanya pada kehidupan sehari-hari warga masyarakat, tetapi juga kebutuhan air untuk ternak dan tanaman. Hujan yang sangat jarang menyebabkan tanaman mengering dan bahkan mati. Beberapa petani merugi akibat jumlah hasil panen yang berkurang dan menyebabkan harga produksi pertanian naik.
Marthinus Taa, salah satu pemerhati tanaman kebun mengatakan, musim kemarau tahun ini cukup parah, tanaman di kebun mulai terdampak pertumbuhannya. Ia harus lebih sering menyiram bibit tanaman di saat sumber air di sumur mulai berkurang. "Saya lebih sering menyiram tanaman, terutama yang masih kecil yang masih koker supaya tanaman tetap hidup, tapi sumur juga mulai berkurang airnya," ucapnya saat dihubungi melalui telepon, Selasa, 28 Juli 2026.
"Tanaman yang sudah besar dan kuat itu tidak terlalu terpengaruh, tapi yang perlu diperhatikan adalah yang masih ukuran kecil, misalnya yang masih di persemaian, di koker dan yang baru di tanam di lahan atau kebun," tuturnya. Warga yang bercocok tanam harus selalu memperhatikan tanamannya karena ada jenis tanaman yang rutin memerlukan air, sehingga tanaman tidak mati, pemilik tanaman harus menyiramnya setiap hari.
Ia menjelaskan, tanaman hias, tanaman buah, tanaman yang rentan kering saat kemarau, panas saat siang hari menyebabkan tanaman bisa mengering. "Sumber air yang berkurang ini yang termasuk dilema, sehingga warga kesulitan mendapatkan air yang lebih untuk menyiram tanamannya," tambahnya.
Marthinus Taa mengajak warga yang belum terlanjur memindahkan bibit tanaman ke lahan atau kebun, sebaiknya ditunda, sambil menunggu saatnya musim kemarau berakhir, bibit yang masih belum dipindah, masih mudah ditangani daripada kalau sudah dipindah ke lahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....