BGN Siapkan Aplikasi Rating untuk Evaluasi Layanan MBG

  • 30 Sep 2026 16:41 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Badan Gizi Nasional (BGN) mempersiapkan aplikasi rating Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memperkuat pengawasan dan evaluasi kualitas layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dilansir dari website Badan Gizi Nasional, aplikasi tersebut nantinya memungkinkan kepala sekolah dan guru memberikan penilaian secara langsung terhadap layanan SPPG yang melayani satuan pendidikan masing-masing. Penilaian menjadi bagian dari mekanisme umpan balik untuk membantu BGN memantau pelaksanaan MBG di lapangan.

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan, keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan yang responsif. Sekolah tidak hanya berperan sebagai penerima layanan, tetapi juga dapat menyampaikan penilaian berdasarkan kondisi yang ditemui secara langsung.

“Melalui aplikasi rating MBG, kami ingin memastikan suara dari sekolah dapat tersampaikan secara langsung dan menjadi bagian dari proses evaluasi layanan. Kepala sekolah dan guru nantinya dapat memberikan penilaian sekaligus mencantumkan catatan apabila terdapat layanan yang belum sesuai. Masukan tersebut menjadi bahan bagi BGN untuk melihat bagian mana yang perlu segera diperbaiki,” ujar Tysa pada 24 September 2026.

Aplikasi tersebut dirancang dengan sistem penilaian menggunakan skala bintang 1 hingga bintang 5. Sekolah juga dapat mencantumkan catatan mengenai aspek layanan yang dinilai, sehingga informasi yang diterima BGN tidak hanya berupa nilai, tetapi juga keterangan mengenai kondisi layanan.

Aspek yang dapat menjadi bagian dari penilaian antara lain ketepatan waktu distribusi serta kelayakan dan kualitas menu yang diterima peserta didik. Mekanisme tersebut diharapkan memberikan gambaran yang lebih terukur mengenai pelaksanaan layanan SPPG.

Selain aplikasi rating, sekolah yang menemukan layanan belum sesuai juga dapat memanfaatkan jalur pelaporan dan pemantauan yang telah disediakan. Jika persoalan belum mendapatkan perbaikan, laporan dapat disampaikan melalui kanal tersebut dengan memberikan tembusan kepada BGN.

Penguatan mekanisme umpan balik menjadi bagian dari upaya BGN membangun tata kelola pelaksanaan MBG yang melibatkan berbagai pihak. Sekolah dinilai memiliki posisi penting karena berinteraksi langsung dengan peserta didik sebagai penerima manfaat program.

BGN juga mendorong pengawasan pelaksanaan MBG dilakukan secara kolaboratif. Masukan dari sekolah menjadi salah satu sumber informasi untuk membantu memastikan layanan SPPG berjalan sesuai ketentuan serta mendukung pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik.

Melalui pemanfaatan sistem digital dan keterlibatan sekolah, BGN berupaya memperkuat mekanisme pengawasan yang tidak hanya bersifat administratif. Informasi dari lapangan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut terhadap kualitas layanan MBG secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....