Masjid Agung Baitul Makmur Tempat Favorit Saat Ramadan
- 03 Mar 2025 18:27 WIB
- Meulaboh
KBRN, Meulaboh : Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh menjadi tempat favorit masyarakat Aceh Barat dalam menjalani ibadah puasa Ramadan 1446 H. Masjid megah dengan luas bangunan 3.500 m² dan total area 60.000 m² ini mampu menampung hingga 7.000 jemaah, menjadikannya sebagai salah satu pusat ibadah terbesar di wilayah tersebut.
Tak hanya sebagai tempat ibadah, masjid ini juga menjadi destinasi wisata religi bagi masyarakat Aceh Barat. Banyak warga membawa anak-anak mereka untuk menikmati suasana asri di pekarangan masjid serta mengagumi keindahan arsitektur bangunannya.
Ayu, warga Desa Lapang, mengaku sering mengajak anaknya ke Masjid Agung Meulaboh setiap akhir pekan. “Anak saya suka bermain di sini karena halamannya luas, bisa berlari dengan leluasa. Tempatnya juga nyaman, terutama di sore hari,” ujarnya, Senin (3/3/2025).
Sebagai masjid terbesar dan termegah di kawasan pantai barat Aceh, bangunan ini memiliki arsitektur unik yang merupakan perpaduan gaya Timur Tengah, Asia, dan Aceh. Keindahannya menarik perhatian, tak hanya masyarakat lokal tetapi juga pengunjung dari luar daerah.
Tak sedikit wisatawan singgah di Meulaboh untuk sekadar berfoto dengan latar belakang Masjid Agung. “Tidak sah ke Meulaboh kalau belum berkunjung ke masjid ini,” kata seorang pengunjung.
Salah satu jemaah, Tgk. Muhamzar dari Aceh Barat Daya (Abdya), menyempatkan diri menunaikan salat Ashar di masjid ini sambil menemani anak-anaknya bermain. “Hari ini anak-anak ingin bermain di sini sambil menunggu waktu berbuka puasa,” katanya.
Masjid ini masuk dalam daftar 100 masjid terindah di Indonesia. Keunikan arsitekturnya semakin menonjol dengan pemilihan warna cokelat cerah yang dipadukan dengan merah bata pada kubahnya.
Ciri khas masjid ini adalah tiga kubah utama yang diapit oleh dua kubah menara air berukuran lebih kecil. Bentuk kepala kubah yang bulat dan berujung lancip mencerminkan perpaduan arsitektur Timur Tengah dan Asia. Hingga saat ini, pembangunan dua menara tambahan masih berlangsung, yang nantinya akan semakin mempertegas kemegahan masjid sekaligus menjadi landmark Kota Meulaboh.
Pintu gerbang masjid juga memiliki keunikan tersendiri. Gerbang yang berdiri sendiri dengan jarak beberapa meter dari bangunan utama ini terlihat anggun dan memberikan kesan megah bagi siapa pun yang melewatinya.
Memasuki bagian dalam masjid, pengunjung akan disambut oleh dua konsep ruang yang berbeda. Ruangan pertama dipenuhi dengan tiang-tiang penyangga yang menopang lantai dua, sementara bagian tengahnya terasa lebih lapang dengan lampu hias besar sebagai pusat dekorasi.
Inspirasi Timur Tengah juga terlihat dari desain mihrab, yang didominasi warna cokelat dan keemasan, menciptakan kesan mewah dan sejuk saat dipandang.
Banyak orang yang pertama kali berkunjung ke masjid ini merasa takjub dengan keindahannya. Sulaiman, warga Pasi Pinang, mengungkapkan rasa bangganya terhadap Masjid Agung Baitul Makmur. “Saya sering ke sini, selain untuk ibadah juga membawa anak bermain di halaman masjid,” katanya.
Selama bulan Ramadan, pengurus masjid menyediakan makanan berbuka puasa bagi jemaah salat Magrib, musafir, serta masyarakat umum.
Wakil Bendahara Panitia Ramadan, Mora Ali Hasimi, menjelaskan bahwa makanan berbuka di masjid ini berasal dari sumbangan kepala dinas di Pemerintah Kabupaten Aceh Barat serta masyarakat umum. “Menu berbuka terdiri dari kue, air timun, dan nasi kotak,” ujarnya.
Pada malam awal Ramadan, ribuan jemaah memadati Masjid Agung Baitul Makmur untuk melaksanakan salat Isya dan Tarawih. Setiap sudut masjid penuh dengan jemaah, bahkan sebagian harus membuat shaf di halaman.
Antusiasme yang tinggi ini menegaskan bahwa Masjid Agung Baitul Makmur bukan sekadar rumah ibadah, tetapi juga simbol kebanggaan masyarakat Aceh Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....