Persepsi Negatif Hambat Pariwisata Aceh

  • 13 Jan 2025 22:30 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Aceh: Perkembangan sektor pariwisata di Aceh masih menghadapi tantangan besar akibat persepsi negatif yang berkembang di kalangan wisatawan dan masyarakat internasional. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DPW Partai NasDem Aceh, Fevi Desy Noliza, dalam siaran persnya, Jumat (10/1/2025).

Fevi menyebutkan bahwa stereotip tentang Aceh, seperti konflik masa lalu dan penerapan hukum syariat yang dianggap ketat, menjadi kendala utama dalam mempromosikan Aceh sebagai destinasi wisata unggulan. “Persepsi mengenai keamanan, keberagaman sosial, serta penerapan hukum syariat yang lebih ketat dibandingkan daerah lain di Indonesia seringkali menjadi hambatan bagi wisatawan asing untuk berkunjung,” ujar Fevi.

Ia menambahkan, persepsi negatif tersebut kerap muncul dalam komentar-komentar di media sosial yang menyoroti Aceh. “Setiap kali ada unggahan terkait Aceh, selalu muncul komentar negatif atau pertanyaan tentang kondisi keamanan dan penerapan syariat Islam di sini. Ini menunjukkan bahwa pandangan masyarakat luar masih belum sepenuhnya memahami kondisi sebenarnya di Aceh,” jelasnya.

Untuk mengatasi masalah ini, Fevi menekankan pentingnya upaya bersama dalam mengubah citra Aceh di mata dunia. Salah satu langkah yang disarankan adalah memanfaatkan media sosial secara lebih efektif untuk mempromosikan keberagaman budaya dan potensi wisata di Aceh. “Kita bisa mengajak setiap turis yang datang untuk memberikan testimoni tentang pengalaman mereka, seperti keramahan warga, keindahan alam, dan hal-hal positif lainnya tentang Aceh,” katanya.

Selain itu, Fevi juga mendorong inovasi dalam menciptakan produk pariwisata yang lebih variatif, seperti wisata kuliner, olahraga, dan wisata berbasis komunitas. Ia optimis, dengan strategi yang tepat, Aceh memiliki peluang besar untuk mengembangkan ekonomi kreatif berbasis pariwisata. “Ini bisa menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan daerah, dan pada akhirnya memajukan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....