Isak Tangis Histeris Etnis Rohingya Usai Sholat Ied Idul Fitri 1445 H
- 10 Apr 2024 10:22 WIB
- Meulaboh
KBRN, Aceh Barat : Usai melaksanakan Sholat Ied Idul Fitri 1445 H, isak tangis histeris tercurah dari wajah puluhan warga etnis Rohingya. Puluhan etnis Rohingya tersebut mencurahkan air mata mereka mengingat sanak saudaranya yang meninggal dilautan lepas ketika kapal yang mereka tumpangi terbalik di perairan Aceh.
Pantauan rri.co.id, salah satu wanita sempat menjerit histeris mengingat kehilangan keluarganya ketika kapal mereka terbalik di laut Aceh.
"Ya kadang kadang ibu tak ada, ayah tak ada, biasanya habis sholat kita pergi sama pergi ayah dan ibu. Kita minta sama tuhan agar keluarga yang tiada dilapangkan kuburnya." Ucap Dortogis salah satu warga etnis Rohingya.
Diberitakan sebelumnya, Puluhan Warga Etnis Rohingya melaksanakan sholat Ied Fitri 1445 H, dihalaman kantor Bupati Aceh Barat, Rabu (10/4/2024).
Dari pantauan rri.co.id, pelaksanaan sholat ied Idul Fitri 1445 H berlangsung pada pukul 08.10 WIB dan berlangsung secara khusyuk.
Adapun etnis Rohingya secara beberapa tahun belakangan mencari suaka ke negara-negara di Asia Tenggara karena tidak diakui sebagai warga negara Myanmar. Salah satu tempat suaka yang mereka sasar yakni Indonesia melalui Aceh.
Berdasarkan data Laporan Komisi Nasional Antikekerasan terhadap Perempuan menyebut sedikitnya 1.062 warga Rohingya tengah mengungsi di beberapa tempat penampungan di Aceh.
Diberitakan sebelumnya, Berawal dari sebuah video amatir nelayan yang memperlihatkan satu kerumunan orang-orang berdiri di lumbung kapal yang hampir karam sekitar 7 mil dilepas pantai perairan Aceh Barat, Rabu (20/3/2024) pagi. Kerumunan manusia itu ternyata warga etnis minoritas muslim Rohingya, Myanmar yang terdampar ke Aceh.
Informasi pertama keberadaan perahu itu di lepas pantai perairan Aceh Barat atau sekitar 15 mil di laut Samudera Hindia-Indonesia. Tidak diketahui persis bagaimana kronologi kapal berkonstruksi kayu itu bisa tenggelam dan berada di 7 mil dari pantai Aceh Barat di bulan puasa Ramadhan 1445 Hijriah/ 2024 Masehi.
Kapal-kapal nelayan Aceh yang beraktivitas hanya melintas, nahkoda kapal-kapal tidak paham bahasa isyarat tangan Rohingya meminta tolong. Kapal mendekat tapi hanya sekedar melihat dan mengabadikan momen dalam lensa kamera handphone.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....