Beut NU Dorong Generasi Muda Bijak Hadapi Tantangan Era Digital
- 05 Okt 2026 10:07 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Penguatan karakter generasi muda dan penerapan Islam moderat menjadi perhatian dalam kegiatan Beut NU Warong Kopi Agrowisata Gampong Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, edisi ke-16, Sabtu, 4 Oktober 2026. Forum yang diinisiasi PCNU Aceh Barat tersebut menjadi ruang diskusi antara ulama, pemuda, petani, dan masyarakat untuk membahas persoalan keumatan yang dihadapi generasi muda.
Tokoh muda NU Aduen Munzir mengatakan, Islam moderat harus dipahami secara seimbang dengan memperhatikan kepentingan kehidupan dunia dan akhirat. Ia juga mengingatkan pentingnya keteladanan dalam menghadapi berbagai persoalan generasi muda, termasuk judi online dan kemerosotan moral.
“Siapakah yang bertanggung jawab terhadap anak muda hari ini yang dihadapkan dengan berbagai fenomena judi online, dekadensi moral, dan krisis keteladanan? Tanggung jawab ada di kita semua,” ujar Munzir.
Ia menilai, generasi muda tidak cukup hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga harus memiliki karakter, kepedulian sosial, dan rasa hormat kepada guru.
Sementara itu, Khaisar dari Advokasi Petani Aceh mengajak NU Aceh Barat memperkuat kolaborasi dalam mendampingi petani muda. Menurutnya, advokasi masyarakat perlu dilakukan dengan memperhatikan konteks sosial dan budaya Aceh.
Penguatan nilai ke-Aswaja-an juga disampaikan Waled Dr H Khairul Azhar. Ia menjelaskan, Islam moderat berlandaskan empat prinsip utama, yakni tawassuth atau mengambil jalan tengah, tawazzun atau keseimbangan, tasammuh atau toleransi, serta i’tidal atau berlaku adil.
“Agama lahir membawa nilai-nilai kebaikan. Kuncinya adalah ramah dan santun terhadap sesama dalam menebarkan nilai kebaikan,” katanya.
Diskusi turut membahas fenomena judi online di kalangan anak muda, penggunaan media sosial, serta pentingnya mengembalikan penghormatan terhadap guru. Forum mendorong agar pembinaan terhadap pelajar dilakukan secara mendidik dan mengedepankan keteladanan.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan Geuchik Gampong Kuta Padang Safrizal dan Ketua Tuha Peut setempat. Beut NU diharapkan terus menjadi ruang dialog masyarakat sekaligus memperkuat nilai keagamaan dan kepedulian sosial di tingkat gampong.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....