Pemkab Nagan Raya Percepat Pemulihan Pascabencana Bersama Satgas PRR

  • 05 Okt 2026 07:29 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Nagan Raya - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya bersama Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) memperkuat langkah percepatan penanganan pascabencana hidrometeorologi. Langkah tersebut dibahas dalam rapat monitoring yang dipimpin Wakil Bupati Nagan Raya Raja Sayang di Kantor Bappeda Nagan Raya, Jumat, 2 Oktober 2026.

Rapat membahas perkembangan penanganan pascabencana, terutama serapan anggaran dan realisasi kegiatan yang bersumber dari APBN, Transfer ke Daerah (TKD) Tambahan, APBA, serta APBK Nagan Raya.

Kepala Bappeda Nagan Raya Siddiqi Abdul Rahman memaparkan hasil asesmen kebutuhan, rekapitulasi kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi, sejumlah tantangan, serta kebutuhan anggaran untuk mendukung percepatan penanganan pascabencana.

Pembahasan mencakup rehabilitasi dan rekonstruksi sejumlah infrastruktur, di antaranya jalan, jembatan dan sungai, serta pemulihan lahan sawah.

Sejumlah perangkat daerah juga menyampaikan progres penanganan sesuai bidang masing-masing, meliputi pekerjaan umum, perumahan dan kawasan permukiman, pertanian, peternakan, pendidikan, serta sosial.

Perwakilan Tim Satgas PRR, Dr. Drs. Imran, M.Si., M.A. Cd., menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam menyukseskan berbagai proyek nasional untuk mempercepat pemulihan pascabencana.

“Kami memohon kerja sama pemerintah daerah untuk menyukseskan proyek nasional dalam rangka perbaikan pascabencana. Ini merupakan proyek strategis nasional, sehingga jangan sampai prosesnya terhambat,” ujar Imran.

Imran juga meminta pemerintah daerah segera menindaklanjuti berbagai catatan hasil monitoring. Menurutnya, seluruh kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan PRR akan mendapatkan audit secara khusus sehingga pelaksanaannya perlu dilakukan secara optimal dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Menanggapi hasil monitoring tersebut, Wakil Bupati Nagan Raya Raja Sayang meminta seluruh perangkat daerah terkait segera menindaklanjuti berbagai catatan, terutama kegiatan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Ini menjadi dorongan bagi kami untuk dapat menindaklanjuti hal-hal yang masih menjadi perhatian,” ujar Raja Sayang.

Rapat ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Komitmen Percepatan Pencairan, Penyaluran, dan Realisasi TKD, TKD Tambahan, serta BKK Pemerintah Kabupaten Nagan Raya Tahun 2026.

Usai rapat, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke wilayah Beutong Ateuh untuk melihat kondisi dan perkembangan penanganan pascabencana di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....