Hari Kesaktian Pancasila, Dandim 0105 Aceh Barat Ajak Jaga Persatuan

  • 01 Okt 2026 17:35 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Komandan Kodim (Dandim) 0105/Aceh Barat Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., didampingi Ketua Persit KCK Cabang XXVIII Koorcabrem 012 PD Iskandar Muda Ny. Aurora S. Kembaren, menghadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Bupati Aceh Barat, Kamis, 1 Oktober 2026. Upacara bersama unsur Forkopimda tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa Pahlawan Revolusi sekaligus memperkuat semangat persatuan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil, S.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara, sedangkan Perwira Upacara dijabat Danramil 11/Woyla Timur Kapten Inf Kardiar dan Komandan Upacara Danramil 09/Samatiga Kapten Inf Desman.

Seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan penuh penghormatan dan penghayatan sebagai refleksi perjalanan sejarah bangsa dalam mempertahankan Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara. Pengorbanan Pahlawan Revolusi juga menjadi bagian dari sejarah bangsa yang patut dikenang serta menjadi sumber keteladanan bagi generasi penerus.

Usai mengikuti upacara, Dandim 0105/Aceh Barat Letkol Inf S. Kembaren mengajak seluruh lapisan masyarakat meneladani semangat juang, keberanian, dan jiwa pengabdian para Pahlawan Revolusi. Menurutnya, nilai-nilai tersebut dapat menjadi modal dalam membangun Indonesia yang kompetitif, berdaulat, adil, dan makmur.

“Melalui momentum ini, mari kita petik nilai-nilai keteladanan dari para Pahlawan Revolusi yang memiliki karakter satria, pemberani dan pantang menyerah,” ujar Dandim.

Ia menilai semangat perjuangan para pahlawan perlu diwujudkan melalui pengabdian dan kontribusi nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dandim juga mengajak seluruh elemen bangsa melakukan refleksi untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan yang telah diwariskan para pendahulu.

“Semangat Pancasila harus terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, gotong royong, toleransi dan kepedulian terhadap sesama,” kata Dandim.

Dandim menegaskan Pancasila tidak hanya dimaknai sebagai simbol negara, tetapi juga menjadi perekat keberagaman Indonesia. Karena itu, nilai-nilai Pancasila diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan diterapkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Dengan demikian, nilai-nilai Pancasila tidak berhenti pada upacara dan slogan, tetapi benar-benar hidup di tengah masyarakat,” pungkas Dandim.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Aceh Barat menjadi momentum untuk kembali menguatkan kesadaran kebangsaan dan semangat persatuan. Ajakan untuk menjaga toleransi, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama diharapkan dapat memperkuat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tema peringatan 2026 yang menempatkan Pancasila sebagai pemersatu bangsa juga tercantum dalam pedoman pemerintah untuk peringatan tahun ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....