Distransnaker Aceh Barat Akan Wawancarai Orang Tua Calon Pekerja ke Jepang

  • 30 Sep 2026 09:35 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat akan melibatkan orang tua, wali atau kerabat dalam proses seleksi calon peserta program kerja dan magang ke Jepang. Wawancara keluarga dijadwalkan menjadi salah satu tahapan untuk memastikan kesiapan dan persetujuan peserta sebelum mengikuti program.

Kepala Bidang Tenaga Kerja Distransnaker Aceh Barat, Aryo Brotoseno N, mengatakan, wawancara keluarga direncanakan setelah pelaksanaan tes tertulis, wawancara peserta dan psikotes.

“Keterlibatan keluarga diperlukan untuk memastikan calon pekerja mendapat izin dan dukungan dari orang tua atau wali. Kami ingin mengantisipasi persoalan yang mungkin muncul ketika peserta sudah berada di Jepang, termasuk kemungkinan keluarga meminta mereka pulang sebelum menyelesaikan masa kerja atau programnya,” ujar Aryo.

“Karena itu, kesiapan calon pekerja tidak hanya dilihat dari kemampuan akademik dan keterampilan, tetapi juga dukungan keluarga serta kesungguhan mereka dalam menjalani proses penempatan,” katanya.

Dari 144 peserta yang mengikuti tes tertulis, panitia akan menjaring 70 peserta untuk mengikuti psikotes. Selanjutnya, proses seleksi ditargetkan menetapkan 50 peserta yang dinilai siap mengikuti pelatihan.

Melalui tahapan tersebut, pemerintah daerah berharap calon pekerja yang terpilih memiliki kesiapan pribadi dan dukungan keluarga untuk mengikuti program secara bertanggung jawab.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....