Kemenag Nagan Raya Dorong OMI 2026 Jadi Wadah Cetak Siswa Berprestasi
- 15 Sep 2026 23:40 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh: Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 menjadi salah satu langkah Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya dalam mendorong peningkatan prestasi sekaligus menggali potensi peserta didik madrasah. Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya, Dr. H. Salman, S.Ag., M.Pd., dalam program Sore Ceria RRI Meulaboh, Senin (14/9/2026).
Bagi Kemenag Nagan Raya, OMI bukan sekadar ajang mencari juara. Di balik kompetisi, ada misi menemukan potensi, membangun mental berprestasi, dan mempersiapkan generasi madrasah agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Dalam dialog yang berlangsung secara daring melalui Zoom tersebut, Dr. H. Salman membahas pelaksanaan OMI 2026 sekaligus pentingnya memberikan ruang kepada siswa madrasah untuk menunjukkan kemampuan yang dimiliki.
OMI menjadi wadah kompetisi bagi peserta didik untuk menguji kemampuan mereka melalui berbagai bidang yang diperlombakan. Bagi Kemenag Nagan Raya, keberadaan kompetisi semacam ini menjadi bagian dari upaya mendorong budaya berprestasi di lingkungan madrasah.
Tidak hanya mengejar hasil akhir, proses mengikuti OMI juga menjadi bagian dari pembentukan karakter peserta didik. Siswa dilatih untuk mempersiapkan diri, menghadapi persaingan secara sehat, menjaga kepercayaan diri, serta mampu menghadapi tantangan selama kompetisi.
Upaya tersebut juga terlihat dari lahirnya siswa berprestasi di tingkat kabupaten. Salah satunya Munirah Asyifa Risti, yang berhasil meraih Juara 1 OMI Matematika tingkat Kabupaten Nagan Raya dan turut hadir dalam dialog Sore Ceria.
Prestasi Munirah menjadi gambaran bahwa pembinaan dan kesempatan berkompetisi dapat membuka ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan akademiknya. Prestasi tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi siswa madrasah lainnya untuk berani mengembangkan potensi yang dimiliki.
Dari sisi Kemenag Nagan Raya, OMI diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan kompetisi tahunan. Ajang tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan untuk menemukan siswa-siswa potensial yang nantinya mampu membawa nama baik madrasah dan Kabupaten Nagan Raya pada kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Melalui program Sore Ceria RRI Meulaboh, pembahasan OMI 2026 menjadi ruang untuk memperkenalkan lebih jauh tujuan dan semangat kompetisi madrasah kepada masyarakat. Kehadiran Kemenag Nagan Raya sekaligus menunjukkan pentingnya dukungan kelembagaan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendorong siswa untuk terus berkembang.
Pada akhirnya, OMI 2026 menjadi salah satu instrumen Kemenag Nagan Raya untuk mengukur kemampuan sekaligus mengasah potensi peserta didik. Dengan pembinaan yang konsisten, kompetisi diharapkan mampu melahirkan semakin banyak generasi madrasah yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki mental kompetitif dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....