Milad ke-27, HUDA Aceh Barat Luncurkan Aplikasi Digital Belajar Fardhu Ain
- 15 Sep 2026 12:27 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh – Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Aceh Barat meluncurkan aplikasi pembelajaran Fardhu Ain sebagai bagian dari upaya memudahkan generasi muda mempelajari dasar-dasar ilmu agama di ruang digital pada Senin 14 September 2026 di Meulaboh, Aceh Barat. Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan dalam momentum Milad ke-27 Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) yang mengusung tema “Menjaga Ilmu, Merawat Adab, Menaati Guree Umat”.
Wakil Ketua HUDA Aceh Barat, Dr. Tgk. Rahmat Saputra, mengatakan aplikasi tersebut dirancang sebagai media pembelajaran yang dapat membantu pelajar dan generasi muda menguasai ilmu Fardhu Ain secara bertahap, mudah, dan menyenangkan.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital harus dimanfaatkan untuk memperkuat pendidikan agama, bukan justru menjauhkan generasi muda dari tradisi keilmuan Islam yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Aceh.
“Aplikasi yang masih dalam tahap pengembangan ini dihadirkan agar pelajar, generasi muda dan masyarakat umum dapat belajar dasar-dasar ilmu Fardhu Ain dengan mudah dan menyenangkan melalui HP masing-masing,” kata Tgk. Rahmat. Aplikasi pembelajaran Fardhu Ain tersebut dapat diakses secara terbuka melalui laman: https://hudaacehbarat.or.id/fardhuain
Tgk. Rahmat menjelaskan, pengembangan aplikasi tersebut terinspirasi dari semangat dakwah dan perjuangan almarhum Tengku Muhammad Yusuf A. Wahab, yang akrab disapa Tu Sop, dalam menyelamatkan generasi muda Aceh melalui pendidikan dan dakwah.
Semasa hidupnya, Tu Sop dikenal memiliki perhatian besar terhadap pembinaan generasi muda. Salah satu ikhtiar yang dikembangkan adalah TKD (Training Kader Dakwah), yang menjadi ruang pembinaan bagi para pemuda untuk memperkuat pemahaman keislaman sekaligus membangun karakter dan kepedulian sosial.
“Tu Sop memiliki visi dan semangat dakwah yang sangat kuat untuk menyelamatkan generasi muda Aceh. Salah satunya melalui Training Kader Dakwah atau TKD. Beliau berupaya menanamkan pemahaman kepada para pemuda bahwa penguasaan ilmu Fardhu Ain merupakan modal utama yang harus dimiliki setiap pemuda Muslim,” ujar Tgk. Rahmat. Karena itu, kata dia, aplikasi tersebut diharapkan menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk meneruskan semangat tersebut di era digital ini.
Peluncuran aplikasi tersebut sejalan dengan semangat Milad ke-27 HUDA yang mengusung tema “Menjaga Ilmu, Merawat Adab, Menaati Guree Umat.” Tema tersebut menegaskan bahwa transformasi digital dalam pendidikan Islam tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran ulama, guru, teungku, maupun institusi dayah. Sebaliknya, teknologi ditempatkan sebagai instrumen untuk memperluas akses terhadap ilmu sekaligus memperkuat tradisi pendidikan Islam.
Pembelajaran digital, kata Rahmat, tetap harus berjalan dalam bingkai adab dan bimbingan ulama. Teknologi hanyalah alat atau media, sementara substansi pendidikan tetap bertumpu pada ilmu, akhlak, dan keteladanan guru.
Melalui aplikasi ini, HUDA Aceh Barat berharap masyarakat, khususnya generasi muda, semakin menyadari pentingnya mempelajari ilmu agama. Penguasaan Ilmu Fardhu Ain merupakan kebutuhan mendasar setiap Muslim karena berkaitan langsung dengan kewajiban sehari-hari, mulai dari akidah, ibadah, hingga berbagai aspek kehidupan yang harus dipahami sesuai tuntunan syariat.
Aplikasi ini juga diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi generasi muda untuk kemudian semakin aktif menghadiri dan meramaikan majelis-majelis taklim yang secara rutin diselenggarakan di berbagai masjid, balai pengajian, dan lembaga-lembaga pendidikan Islam di Aceh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....