Piala Bupati Aceh Barat 2026, Olahraga Jadi Ruang Silaturahmi Warga
- 13 Sep 2026 11:34 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM didampingi Wakil Bupati Said Fadheil SH membuka Turnamen Sepak Bola Piala Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat 2026 di Stadion Mini Gampong Cot Darat, Kecamatan Samatiga, Sabtu, 12 September 2026, untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendorong masyarakat aktif dalam olahraga dan menjauhi narkoba serta judi. Turnamen tersebut diikuti tim dari 12 kecamatan dan turut dihadiri Ketua DPRK Aceh Barat Hj. Siti Ramazan SE serta sejumlah unsur Forkopimda.
Tarmizi mengatakan turnamen sepak bola tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bagi pemain dari seluruh kecamatan untuk memperkuat silaturahmi. Menurutnya, olahraga dapat menjadi sarana hiburan positif sekaligus membangun kebersamaan masyarakat.
“Pemkab Aceh Barat sangat mendukung kegiatan masyarakat, salah satunya hiburan melalui olahraga,” kata Tarmizi.
Ia menyebutkan pemerintah daerah juga menambah sejumlah agenda olahraga pada tahun ini untuk memperluas ruang aktivitas positif bagi masyarakat. Turnamen bola voli dan mini soccer dijadwalkan berlangsung pada September hingga November 2026.
Tarmizi menilai masyarakat yang terlibat dalam olahraga, baik pemain maupun suporter, harus menjadi bagian dari gerakan memerangi penyalahgunaan narkoba dan perjudian. Karena itu, ia meminta seluruh peserta menjadikan turnamen sebagai wadah kompetisi yang sehat dan menjunjung sportivitas.
“Pecinta olahraga harus anti narkoba dan anti judi,” tegas Tarmizi.
Ia juga mengingatkan panitia agar menjaga keamanan dan ketertiban selama turnamen berlangsung. Setiap pemain maupun suporter yang terlibat keributan diminta diberikan sanksi tegas agar pertandingan tetap berjalan aman dan kondusif.
“Kalau ada yang ribut, keluarkan dan langsung diskualifikasi,” ujarnya.
Selain persoalan keamanan, Tarmizi meminta panitia dan ofisial tim memperhatikan ketentuan berpakaian bagi para pemain selama pertandingan. Ia mengingatkan pemain untuk menutup aurat dengan mengenakan celana legging panjang saat bertanding.
Tarmizi juga meminta seluruh pertandingan diselesaikan sebelum waktu Magrib. Menurutnya, ketentuan tersebut penting untuk menghormati waktu ibadah dan menjaga pelaksanaan turnamen tetap sejalan dengan nilai-nilai keislaman.
“30 menit sebelum Magrib, pertandingan harus sudah selesai,” ujar Tarmizi.
Lebih lanjut, Tarmizi mendorong KONI, PSSI dan Persabar untuk memperkuat pembinaan atlet sepak bola sejak usia sekolah. Pembinaan tersebut diharapkan mencakup siswa tingkat SD hingga SMA sehingga Aceh Barat memiliki bibit atlet yang mampu berkembang menjadi pemain berprestasi.
Ia berharap turnamen Piala Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat tidak berhenti sebagai kompetisi tahunan, tetapi menjadi bagian dari proses pencarian dan pembinaan talenta muda. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, para atlet diharapkan mampu mengharumkan nama Aceh Barat di berbagai tingkatan kompetisi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....