Wilayah Barat-Selatan Aceh Berpotensi Hujan Lokal, Warga Diminta Waspada
- 09 Sep 2026 17:09 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Sejumlah wilayah di bagian barat hingga selatan Aceh berpotensi mengalami hujan lokal pada malam hingga dini hari, Selasa hingga Rabu, 8–9 September 2026. Prakirawan Stasiun Meteorologi Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Yoga, mengatakan kondisi cuaca di sejumlah wilayah umumnya berawan hingga berawan tebal, dengan potensi hujan lokal berintensitas ringan hingga sedang.
“Umumnya pada malam hingga dini hari hujannya bersifat lokal. Bisa saja di satu wilayah turun hujan, sementara di wilayah lainnya tidak,” ujar Yoga saat memberikan informasi cuaca melalui siaran RRI Pro 1 Meulaboh, Selasa (8/9/2026).
Potensi hujan lokal diprakirakan terjadi di Calang, Aceh Jaya, Meulaboh, Aceh Barat, Suka Makmue, Nagan Raya, Blangpidie, Aceh Barat Daya, Tapaktuan, Aceh Selatan, Subulussalam, Aceh Singkil, dan Sinabang, Simeulue. Sementara pada pagi hingga siang hari, cuaca di sejumlah wilayah tersebut diprakirakan berawan hingga cerah berawan.
Yoga menjelaskan, kondisi cuaca tersebut dipengaruhi adanya penumpukan massa udara akibat belokan angin. Ia memastikan kondisi cuaca di wilayah barat dan selatan Aceh tidak berkaitan dengan aktivitas erupsi gunung berapi di wilayah Indonesia lainnya.
Selain cuaca, masyarakat yang beraktivitas di laut juga diminta memperhatikan kondisi gelombang. Tinggi gelombang di perairan barat hingga selatan Aceh diprakirakan mencapai 1,5 hingga 2 meter.
Suhu udara di wilayah barat hingga selatan Aceh diprakirakan berkisar 24 hingga 32 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 70 hingga 97 persen. Angin dominan bertiup dari arah barat daya.
Yoga juga menyampaikan, berdasarkan pembaruan terakhir pada 7 September 2026, wilayah Aceh telah bersih dari titik api. Kondisi tersebut terbantu oleh hujan dan gerimis yang terjadi di sejumlah wilayah.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan lokal yang dapat terjadi pada malam hingga dini hari, terutama karena hujan dapat disertai angin kencang dan petir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....