Dari Balik Lensa, Pesona Cagar Budaya Aceh Jadi Karya Favorit
- 08 Sep 2026 15:33 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh: Sebuah kamera tak hanya mengabadikan gambar, tetapi juga mampu membawa cerita sejarah dan budaya kepada generasi masa kini. Semangat itulah yang tergambar dalam Lomba Foto Cagar Budaya Aceh 2026, yang menghadirkan beragam karya kreatif untuk memperkenalkan kekayaan warisan budaya Aceh melalui fotografi.
Salah satu karya yang berhasil mendapat perhatian dalam ajang tersebut adalah karya Rizka Mauliza, mahasiswa KPAI STAIN Teuku Dirundeng Meulaboh, yang meraih penghargaan sebagai pemenang kategori Karya Terfavorit Lomba Foto Cagar Budaya Aceh 2026.
Cerita mengenai karya tersebut menjadi pembahasan dalam program Sore Ceria RRI Meulaboh, Senin (7/9/2026). Rizka hadir berbagi pengalaman mengenai keterlibatannya dalam lomba sekaligus proses di balik karya fotografi yang berhasil mendapatkan apresiasi dari masyarakat.
Bagi Rizka, mengabadikan cagar budaya melalui fotografi bukan sekadar menghasilkan visual yang menarik. Setiap objek memiliki cerita dan nilai sejarah yang penting untuk dikenalkan, terutama kepada generasi muda yang hidup di tengah perkembangan teknologi dan media digital.
Lomba Foto Cagar Budaya Aceh 2026 menjadi salah satu ruang kreatif bagi generasi muda untuk melihat warisan budaya dari perspektif berbeda. Melalui kamera, cagar budaya dapat ditampilkan dengan pendekatan visual yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat saat ini.
Karya fotografi juga memiliki kekuatan untuk menjadi media dokumentasi sekaligus sarana edukasi. Sebuah foto dapat memperlihatkan detail, suasana, dan sisi lain dari cagar budaya yang mungkin belum banyak diketahui masyarakat.
Predikat Karya Terfavorit yang diraih Rizka Mauliza menjadi bentuk apresiasi terhadap karya yang mampu mendapatkan perhatian dan dukungan publik. Penghargaan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kreativitas anak muda dapat mengambil peran dalam mengenalkan dan menjaga warisan budaya daerah.
Kehadiran Rizka dalam program Sore Ceria RRI Meulaboh turut membuka cerita tentang bagaimana fotografi dapat menjadi medium untuk mendekatkan generasi muda dengan sejarah dan budaya. Kreativitas visual tidak hanya menghasilkan karya yang menarik secara estetika, tetapi juga dapat membawa pesan tentang pentingnya menjaga identitas dan warisan daerah.
Lomba Foto Cagar Budaya Aceh 2026 pada akhirnya tidak hanya menjadi ajang kompetisi fotografi. Kegiatan ini menjadi ruang untuk mempertemukan kreativitas, sejarah, dan budaya dalam satu karya, sekaligus mendorong generasi muda agar semakin peduli terhadap keberadaan cagar budaya Aceh.
Melalui sebuah jepretan, warisan masa lalu kembali mendapatkan ruang untuk bercerita. Dari balik lensa generasi muda, pesona cagar budaya Aceh pun hadir dengan wajah yang lebih dekat, kreatif, dan relevan dengan zaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....