Nelayan Tradisional Aceh Barat Kesulitan Merakit Alat Tangkap
- 08 Sep 2026 08:21 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Di tengah modernisasi alat tangkap modern, pembuatan jaring sampan secara tradisional masih terus bertahan meski membutuhkan ketelitian dan kesabaran ekstra. Proses perakitannya tidak bisa dilakukan secara terburu-buru, melainkan memakan waktu hingga berhari-hari.
"Setiap helai benang diikat secara manual satu per satu guna memastikan jaring memiliki ketahanan yang kuat saat dihantam ombak di laut lepas," ujar salah seorang perajin sekaligus nelayan, Sofian (60) kepada RRI, Senin 7 September 2026.
Ia mengungkapkan bahwa proses pengerjaan jaring ini menyita waktu penuh dari pagi hingga sore hari. Untuk menyelesaikan satu unit jaring sampan berukuran luas 2 meter dan panjang 10 meter, dibutuhkan konsentrasi tinggi serta ketrampilan tangan yang konsisten. Menurutnya, kerumitan simpul dan kerapihan helai benang sangat menentukan kualitas jaring saat digunakan menangkap ikan di laut.
Kepada RRI, Sofian menceritakan bahwa jaring tradisional hasil buatannya tersebut menjadi tumpuan utama dalam mengais rejeki di laut. Hasil tangkapan harian sangat bergantung pada kondisi cuaca dan pergerakan ombak. Saat musim timur tiba dengan kondisi ombak yang bersahabat, ia mampu mengantongi pendapatan hingga Rp500 ribu per hari dari hasil melaut.
Namun, kondisi tersebut berbalik drastis ketika cuaca buruk dan ombak besar menerjang kawasan perairan. Pendapatannya merosot tajam hingga hanya berkisar Rp100 ribu per hari, bahkan untuk meraih angka tersebut pun terasa sangat sulit. Jika situasi gelombang di laut dinilai terlalu membahayakan keselamatan, Sofian dan nelayan tradisional lainnya lebih memilih untuk tidak melaut dan mengistirahatkan sampan mereka.
Menghadapi ketidakpastian cuaca serta tingginya biaya perawatan alat tangkap, Sofian menaruh harapan besar kepada pemerintah daerah maupun pusat. Ia berharap adanya perhatian dan bantuan nyata, baik berupa peningkatkan sarana alat tangkap modern maupun dukungan ekonomi bagi para nelayan kecil. Perhatian pemerintah dinilai sangat penting agar tradisi pembuatan jaring manual tetap lestari sekaligus menjaga keberlangsungan hidup para nelayan tradisional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....