Siswa Aceh Barat Siap Hadapi 550 Peserta Olimpiade Asia Pasifik

  • 04 Sep 2026 22:47 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Sebanyak 25 siswa terbaik Kabupaten Aceh Barat dilepas Pemerintah Kabupaten Aceh Barat untuk mengikuti Asia Pacific Olympiad Championship and Sustainable Tourism Workshop (APOC) 2026 di Terengganu, Malaysia, pada 7–10 September 2026. Pelepasan yang berlangsung di Kantor Bupati Aceh Barat, Jumat, 4 September 2026, tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan prestasi akademik dan kemampuan generasi muda di tingkat internasional.

Para siswa Aceh Barat akan bersaing dengan sekitar 550 peserta dari berbagai negara di kawasan Asia dan Asia Pasifik. Ajang tersebut diselenggarakan oleh Universiti Malaysia Terengganu (UMT) dan menjadi salah satu wadah bagi pelajar untuk mengembangkan potensi akademik sekaligus kemampuan komunikasi.

Delegasi Aceh Barat pada APOC 2026 berasal dari sejumlah SMA dan MA di Kabupaten Aceh Barat. Mereka terdiri atas sembilan siswa MAN 1 Aceh Barat, enam siswa SMAN 4 Wira Bangsa Meulaboh, empat siswa SMAN 1 Meulaboh, dua siswa SMAN 1 Woyla, dua siswa SMAN 1 Woyla Barat, serta masing-masing satu siswa dari SMAN 2 Meulaboh dan MAN 2 Aceh Barat.

Keikutsertaan Aceh Barat dalam APOC tahun ini merupakan yang kedua setelah sebelumnya mengirimkan 12 peserta pada 2025. Jumlah delegasi tahun ini meningkat lebih dari dua kali lipat dan menunjukkan semakin besarnya minat pelajar Aceh Barat untuk tampil dalam kompetisi akademik tingkat internasional.

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Koordinator Delegasi APOC Aceh Barat 2026, Aduwina Pakeh, mengatakan para peserta yang diberangkatkan telah melalui proses seleksi dan pembinaan secara bertahap. Seleksi tersebut mencakup tes potensi akademik, termasuk kemampuan matematika dan Bahasa Inggris, sebelum peserta ditetapkan sebagai bagian dari delegasi.

Menurut Aduwina, peserta yang terpilih merupakan siswa terbaik hasil seleksi panitia lokal. Mereka juga telah mengikuti bimbingan teknis dan pembinaan yang dipusatkan di MAN 1 Aceh Barat sebagai persiapan sebelum bertolak ke Terengganu.

“Peserta yang diberangkatkan merupakan siswa yang telah melewati proses seleksi dan pembinaan secara bertahap,” ujar Aduwina Pakeh.

Dalam pelepasan tersebut, Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., yang diwakili Asisten Administrasi Umum Safrizal, meminta para siswa mempersiapkan mental sebaik mungkin. Menurutnya, kemampuan akademik harus dibarengi keberanian, kedisiplinan, dan mental bertanding yang kuat.

“Saya yakin peserta yang berada di hadapan saya semua memiliki mental juara. Ini terlihat dari wajah yang siap tempur,” ujarnya.

Pelepasan delegasi ditandai dengan penyerahan bendera pataka Kabupaten Aceh Barat kepada Ketua Delegasi APOC Aceh Barat 2026, Aduwina Pakeh. Prosesi tersebut menjadi simbol keberangkatan para siswa untuk membawa nama Aceh Barat sekaligus Indonesia dalam kompetisi tingkat Asia Pasifik.

Iya juga berpesan kepada para peserta agar menjaga ibadah dan menaati perintah Allah SWT selama berada di Malaysia. Ia meminta seluruh siswa menjaga sikap, etika, serta nama baik daerah selama mengikuti rangkaian kegiatan di Terengganu.

“Jaga nama baik daerah. Apalagi Terengganu terkenal dengan pelaksanaan syariat Islam yang kuat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Barat, T. Kamarisal, mengapresiasi keberanian dan semangat para siswa yang mengikuti kompetisi internasional tersebut. Menurutnya, APOC tidak hanya menjadi ajang untuk mengejar medali, tetapi juga kesempatan menguji kemampuan dan membangun kepercayaan diri.

“Ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi siswa Aceh Barat untuk mengukur kemampuan mereka di tingkat internasional. Jangan takut bersaing, tunjukkan bahwa anak-anak Aceh Barat memiliki kemampuan akademik, keberanian dan karakter yang tidak kalah dengan peserta dari negara lain,” ujar T. Kamarisal.

T. Kamarisal berharap pengalaman mengikuti kompetisi tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan prestasi. Ia juga berharap peserta yang kembali dari Terengganu dapat membagikan pengalaman dan inspirasi kepada teman-teman mereka di sekolah.

“Kami berharap para peserta tidak hanya pulang membawa prestasi, tetapi juga membawa pengalaman dan inspirasi yang dapat dibagikan kepada teman-teman mereka di sekolah. Ini bisa menjadi motivasi bagi lahirnya lebih banyak pelajar berprestasi dari Aceh Barat,” tambahnya.

Kepala MAN 1 Aceh Barat, Faisal, M.Pd., juga menyatakan dukungan penuh terhadap keterlibatan siswanya dalam APOC 2026. Ia menilai kesempatan tampil di level Asia Pasifik merupakan pengalaman berharga untuk mengembangkan potensi akademik sekaligus meningkatkan kepercayaan diri peserta didik.

“Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi siswa. Kami mendukung penuh dan berharap mereka mampu memberikan yang terbaik serta membawa nama baik sekolah, Aceh Barat dan Indonesia,” ujar Faisal.

Pelepasan delegasi turut dihadiri Rektor Universitas Teuku Umar yang diwakili Kepala Biro AKK Rinaldi Iswan, M.Sc., Ketua MPD Aceh Barat Adami Umar, Kepala Disparpora Aceh Barat Said Azmi, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Barat T. Kamarisal, Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Barat yang diwakili Kasubbag TU H. Ichwan, para kepala SMA dan MA, serta orang tua dan wali peserta. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan bersama terhadap upaya pengembangan prestasi dan kapasitas pelajar Aceh Barat di tingkat internasional.

Dengan persiapan seleksi, pembinaan, dan bimbingan teknis yang telah dilakukan, 25 pelajar Aceh Barat kini siap bertolak ke Terengganu. Mereka tidak hanya membawa nama sekolah dan daerah, tetapi juga membawa harapan masyarakat Aceh Barat untuk tampil maksimal serta meraih prestasi di panggung internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....