Disdikbud Aceh Barat Jemput Bola Perjuangkan Pendidikan ke Kemendikdasmen

  • 04 Sep 2026 12:40 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Jakarta - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Barat melakukan audiensi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI di Jakarta, Kamis, 3 September 2026, untuk memperjuangkan percepatan peningkatan kualitas dan fasilitas pendidikan daerah. Audiensi yang dipimpin Kepala Disdikbud Aceh Barat, Irwan, M.Si., tersebut turut melibatkan Wakil Ketua DPRK Aceh Barat Zulfikar, S.A.B., Ketua PW Muhammadiyah Aceh Malek Musa, S.H., M.Hum., serta Kasi Kurikulum dan Penilaian Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Rustam Zaini, S.Pd., M.Pd.

Rombongan Aceh Barat diterima langsung Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal/Informal Kemendikdasmen RI, Gogot Suharwoto, S.Pd., M.Ed., Ph.D. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah jemput bola pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat terkait kebutuhan pendidikan di Aceh Barat.

Dalam audiensi itu, Disdikbud Aceh Barat menyampaikan sejumlah agenda prioritas yang membutuhkan dukungan pemerintah pusat. Agenda tersebut mencakup penguatan infrastruktur pendidikan, pemerataan akses layanan pendidikan, hingga pengembangan sektor pendidikan nonformal.

Kepala Disdikbud Aceh Barat, Irwan, mengatakan keterlibatan unsur legislatif dan organisasi kemasyarakatan dilakukan untuk memperkuat sinergi dalam memperjuangkan kebutuhan pendidikan daerah. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar berbagai program pendidikan dapat direalisasikan secara lebih optimal.

“Komitmen ini merupakan bentuk upaya menyeluruh untuk memoderenisasi sarana dan prasarana pendidikan dari semua lini, mulai dari PAUD, PNF, SD, hingga SMP di seluruh pelosok Kabupaten Aceh Barat,” ujar Irwan.

Selain menyampaikan kebutuhan pembangunan fisik, Disdikbud juga mengusulkan penyediaan Unit Sekolah Baru (USB) untuk jenjang pendidikan anak usia dini di sejumlah wilayah. Usulan tersebut meliputi TK Negeri 6 Pante Ceureumen di Desa Manjeng, TK Negeri 2 Woyla Timur di Desa Alue Kuyun, dan TK Negeri 2 Woyla Barat di Desa Napai.

Irwan menilai peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat hanya dilakukan melalui pembenahan proses pembelajaran, tetapi juga harus didukung ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya mendapatkan dukungan program dan anggaran dari pemerintah pusat.

Wakil Ketua DPRK Aceh Barat Zulfikar dan Ketua PW Muhammadiyah Aceh Malek Musa turut memberikan dukungan terhadap berbagai usulan yang disampaikan dalam audiensi tersebut. Keterlibatan kedua unsur tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Aceh Barat dalam memperjuangkan peningkatan layanan pendidikan di tingkat pusat.

Langkah audiensi tersebut diharapkan menghasilkan dukungan konkret bagi pembangunan dan pengembangan sektor pendidikan di Aceh Barat. Pemerintah daerah menargetkan fasilitas pendidikan yang lebih layak dan berkualitas dapat memperluas akses belajar sekaligus mendukung peningkatan mutu sumber daya manusia daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....