Pemkab Aceh Barat Usulkan Pembangunan Museum Teuku Umar ke Kementerian

  • 04 Sep 2026 12:42 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengusulkan pembangunan dan pengembangan Museum Teuku Umar kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dalam kunjungan kerja di Jakarta, Kamis, 3 September 2026. Usulan tersebut disampaikan Bupati Aceh Barat, Tarmizi, bersama jajaran terkait untuk memperkuat pelestarian sejarah dan kebudayaan daerah sekaligus menjadikan Museum Teuku Umar sebagai pusat edukasi dan destinasi wisata sejarah.

Dalam kunjungan tersebut, Tarmizi didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Barat, Irwan, M.Si., serta Kasi Kurikulum dan Penilaian Bidang Pembinaan PAUD dan PNF, Rustam Zaini, S.Pd., M.Pd. Rombongan Pemkab Aceh Barat diterima langsung Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI, Dr. Restu Gunawan, M.Hum., di ruang kerjanya.

Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan dan pengembangan Museum Teuku Umar yang dinilai memiliki nilai strategis bagi Aceh Barat. Keberadaan museum tersebut diharapkan menjadi bagian penting dalam menjaga warisan sejarah perjuangan Teuku Umar sebagai salah satu Pahlawan Nasional yang memiliki keterkaitan kuat dengan Aceh Barat.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, menegaskan pembangunan museum khusus Teuku Umar sudah menjadi kebutuhan penting bagi daerah. Menurutnya, museum tersebut tidak hanya menjadi tempat pelestarian benda bersejarah, tetapi juga sarana untuk mengenalkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda.

"Sudah seharusnya di Aceh Barat ada Museum Teuku Umar," tegas Tarmizi.

Tarmizi menjelaskan, Museum Teuku Umar nantinya akan dikembangkan sebagai pusat edukasi sejarah dan budaya bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Museum tersebut juga diharapkan menjadi destinasi wisata edukatif sekaligus ikon kebanggaan Aceh Barat yang dapat dikenal hingga tingkat nasional.

Menurutnya, keberadaan museum dapat menjadi sarana pembelajaran sejarah yang lebih dekat dan menarik bagi generasi muda. Nilai-nilai perjuangan Teuku Umar diharapkan dapat diteladani dan menjadi bagian dari penguatan karakter masyarakat Aceh Barat.

Selain fungsi edukasi, museum juga diproyeksikan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata daerah. Pengembangan wisata berbasis sejarah dinilai dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus memperkenalkan Aceh Barat kepada masyarakat dari berbagai daerah.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap pembangunan Museum Teuku Umar mendapat dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Kebudayaan RI. Dukungan tersebut dinilai penting agar rencana pembangunan dan pengembangan museum dapat dilakukan secara terarah serta memenuhi standar pelindungan dan pengelolaan kebudayaan.

Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI, Dr. Restu Gunawan, M.Hum., menyambut baik inisiatif yang disampaikan Pemkab Aceh Barat. Ia meminta pemerintah daerah segera mengajukan pendaftaran resmi Museum Teuku Umar kepada Kementerian Kebudayaan RI.

Setelah proses pendaftaran resmi selesai dan museum tercatat secara administratif, tahapan selanjutnya dapat dilanjutkan dengan proses revitalisasi museum. Langkah tersebut diharapkan menjadi awal penguatan Museum Teuku Umar sebagai pusat pelestarian sejarah, edukasi budaya, dan pengembangan wisata sejarah di Kabupaten Aceh Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....