Cuaca Panas Berlanjut, BMKG Ingatkan Warga Waspadai Karhutla
- 27 Agt 2026 20:43 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Yoga Almaruf, memprakirakan cuaca di wilayah Barat Selatan Aceh pada Jumat, 28 Agustus 2026, cerah hingga cerah berawan pada pagi sampai siang hari, dengan potensi hujan lokal pada malam hingga dini hari yang berintensitas ringan dan tidak merata. Kondisi tersebut membuat cuaca masih terasa panas, sehingga masyarakat diminta mewaspadai dampaknya, termasuk potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Yoga Almaruf mengatakan suhu udara di wilayah Barat Selatan Aceh masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. “Untuk besok kondisi cuaca masih panas, pagi hingga siang umumnya cerah berawan hingga cerah,” kata Yoga.
Menurut Yoga, potensi hujan lokal tetap ada pada malam hingga dini hari, terutama di sejumlah wilayah Barat Selatan Aceh. Namun, hujan tersebut tidak terjadi secara merata dan diperkirakan hanya memiliki intensitas ringan.
Ia menyebutkan suhu udara yang terpantau pada siang hingga sore hari bahkan mencapai 32 derajat Celsius. “Tadi kami pantau pada jam 2, 3 dan 4, kondisi suhu udara masih di 32 derajat, tepatnya 32,0 derajat Celsius,” ujarnya.
Kondisi cuaca panas tersebut juga perlu diwaspadai karena masih ditemukan sejumlah titik panas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan di wilayah Barat Selatan Aceh. Berdasarkan pemantauan dan pembaruan data pada 26 Agustus 2026 pukul 00.43 WIB, titik panas terdeteksi di Aceh Barat, Aceh Jaya dan Nagan Raya.
Yoga merinci, terdapat tiga titik panas di Kabupaten Aceh Barat dan dua titik di Kabupaten Aceh Jaya. Sementara itu, Kabupaten Nagan Raya menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni mencapai 10 titik yang sebagian besar berada di wilayah Beutong Banggalang.
Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu karhutla selama cuaca panas masih berlangsung. “Masyarakat yang berada di dekat lahan harap selalu menjaga dan mewaspadai, jangan membakar sampah atau membuang puntung rokok di sembarang tempat,” kata Yoga.
Selain mengantisipasi kebakaran, masyarakat juga diminta menjaga kondisi tubuh selama cuaca panas dengan meningkatkan konsumsi cairan. Yoga menyarankan masyarakat memperbanyak minum air putih dan mengurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak terlalu penting untuk mencegah dehidrasi.
BMKG juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, terutama ketika kondisi cuaca panas dan intensitas matahari cukup tinggi. “Untuk cuaca seperti ini, membuka lahan dengan cara membakar memang tidak disarankan karena dapat memicu karhutla di wilayah Barat Selatan Aceh,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....