Aceh Perkuat Sinergi Pusat Pulihkan Infrastruktur Gayo Lues Pascabencana

  • 26 Agt 2026 15:16 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh bersama Bupati Gayo Lues Suhaidi menemui Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta, Senin, 24 Agustus 2026, untuk memperkuat sinergi pemulihan infrastruktur Gayo Lues dan sejumlah wilayah Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi. Pertemuan tersebut membahas percepatan penanganan sejumlah infrastruktur yang dinilai mendesak untuk dibangun secara permanen demi memulihkan konektivitas dan aktivitas masyarakat.

Dek Fadh mengatakan penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat penting dilakukan agar proses pemulihan daerah terdampak bencana dapat berjalan lebih cepat. Ia berharap dukungan pemerintah pusat mampu mempercepat pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat Gayo Lues.

“Memperkuat sinergi sangat penting untuk mempercepat pergerakan pemulihan daerah yang terdampak bencana,” kata Wagub Dek Fadh.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur permanen diperlukan untuk mendukung pemerataan pembangunan, memulihkan konektivitas antarwilayah, serta menjamin keselamatan masyarakat. Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Kabupaten Gayo Lues telah menyampaikan sejumlah usulan kepada Kementerian PU agar mendapat prioritas penanganan.

“Kami mengusulkan demi pemulihan konektivitas, pemerataan pembangunan, dan keselamatan masyarakat Gayo Lues,” ujar Dek Fadh. “Infrastruktur yang tangguh merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap Kementerian PU dapat segera merespons usulan ini.”

Dek Fadh menilai perbaikan jalan dan jembatan memiliki peran penting dalam memperlancar distribusi logistik serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana. Pemerintah Aceh juga berkomitmen terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan kebutuhan pembangunan daerah terdampak dapat ditindaklanjuti.

Sementara itu, Bupati Gayo Lues Suhaidi mengatakan akses jalan dan jembatan menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat setelah bencana hidrometeorologi. “Karena itu, pasca bencana hidrometeorologi, akses jalan dan jembatan menjadi prioritas utama kami, agar masyarakat Gayo Lues bisa kembali beraktivitas dengan aman dan lancar,” katanya.

Suhaidi menyebut usulan tersebut merupakan tindak lanjut dari dua kali kunjungan Wakil Presiden ke Gayo Lues yang melihat langsung kondisi infrastruktur terdampak bencana. Ia berharap pembangunan permanen segera dimulai agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat tidak terus terhambat.

“Penanganan darurat sudah berjalan bertahap. Namun, pembangunan permanen perlu segera dimulai agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat tidak terus terhambat,” ujarnya.

Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues berharap Kementerian PU dapat segera merespons usulan pembangunan infrastruktur tersebut. Dukungan pemerintah pusat dinilai penting untuk mempercepat pemulihan dan mengembalikan konektivitas wilayah Gayo Lues pascabencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....