Jurusan Perikanan UTU Perkuat VMTS menuju Akreditasi Internasional
- 25 Agt 2026 20:19 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Jurusan Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Teuku Umar (UTU) meninjau dan menyelaraskan Visi, Misi, Tujuan dan Strategi (VMTS) Program Studi Perikanan dan Magister Ilmu Perikanan di Aula Iskandar Muda UTU, Senin, 24 Agustus 2026. Kegiatan bertema “Review and Alignment of the Vision, Mission, Objectives, and Strategy of the Department of Fisheries, Aiming for International Accreditation” tersebut dilakukan untuk memperkuat arah pengembangan akademik menuju standar akreditasi internasional.
Peninjauan VMTS tersebut menjadi bagian dari upaya Jurusan Perikanan FPIK UTU memastikan arah pengembangan program studi tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja. Evaluasi juga diarahkan untuk memperkuat fondasi akademik serta meningkatkan daya saing lulusan di tengah tuntutan pendidikan tinggi yang semakin ketat.
Kegiatan dibuka Wakil Dekan I FPIK UTU, Dr. Muhammad Rizal, S.Pi., M.Si., yang mewakili Dekan FPIK. Diskusi dipimpin Ketua Jurusan Perikanan sekaligus Plt. Koordinator Program Studi Magister Ilmu Perikanan, Dr. Munandar, S.Kel., M.Si., bersama Koordinator Program Studi Perikanan, Ikhsanul Khairi, S.Pi., M.Si., serta jajaran dosen dan tim penyusun VMTS.
Untuk memperoleh masukan yang lebih komprehensif, Jurusan Perikanan menghadirkan narasumber dari dalam dan luar negeri dalam proses review tersebut. Narasumber yang hadir yakni Dr. Norhafiz Hanafi bin Ahmad Shah dari School of Biology Science, Universiti Sains Malaysia, serta Kepala Program Studi S3 Doktor Ilmu Pertanian Universitas Syiah Kuala, Dr. Ir. Dewi Yunita, S.TP., M.Res., IPM, ASEAN Eng.
Dr. Norhafiz Hanafi bin Ahmad Shah menekankan bahwa VMTS tidak cukup hanya dirumuskan dalam dokumen akademik. “VMTS bukan dilihat dari sebaik apa visi dan misi dirumuskan, tetapi dari bagaimana visi tersebut diterjemahkan ke dalam proses pembelajaran, kompetensi lulusan yang terukur, serta dampak nyata yang diberikan kepada masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Dr. Dewi Yunita menyoroti pentingnya sinkronisasi antara VMTS dengan berbagai komponen utama dalam penyelenggaraan pendidikan. Menurutnya, profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), kurikulum, asesmen dan sistem peningkatan mutu harus berjalan secara selaras untuk memperkuat kualitas program studi.
“Proses tersebut tidak hanya berorientasi pada pemenuhan dokumen, tetapi memastikan bahwa visi program studi benar-benar diterjemahkan menjadi kompetensi lulusan yang terukur, relevan dengan kebutuhan stakeholder, berdaya saing, dan berorientasi pada keberlanjutan,” papar Dewi Yunita.
Proses review juga melibatkan pemangku kepentingan eksternal melalui Focus Group Discussion (FGD) untuk mendapatkan masukan terkait kebutuhan sektor perikanan. Sejumlah mitra yang dilibatkan antara lain Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh, Pelabuhan Perikanan Pantai Ujong Baroeh, Dinas Kelautan, Perikanan dan Pangan Nagan Raya serta Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Lampulo.
Selain mitra pemerintah dan sektor perikanan, alumni Program Studi Perikanan juga dilibatkan dalam diskusi untuk memberikan gambaran mengenai kebutuhan dunia kerja. Masukan dari alumni dinilai penting dalam memastikan profil lulusan yang dirumuskan benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri, masyarakat dan perkembangan sektor perikanan.
Ketua Jurusan Perikanan FPIK UTU, Dr. Munandar, mengatakan proses tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan arah pengembangan program studi ke depan. “Ini adalah langkah penting untuk memastikan arah pengembangan program studi memiliki landasan yang kuat dan mampu menjawab kebutuhan masa depan,” ungkapnya.
Menurut Munandar, keterlibatan berbagai pihak dalam proses review diharapkan dapat menghasilkan rumusan VMTS yang lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan. Masukan dari akademisi, mitra, alumni dan pemangku kepentingan juga menjadi bahan penting dalam memperkuat kualitas pendidikan di Jurusan Perikanan.
Melalui proses tersebut, Jurusan Perikanan FPIK UTU menargetkan rumusan VMTS yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan standar akademik, tetapi juga memiliki daya saing global. Langkah itu sekaligus diarahkan untuk mempersiapkan Program Studi Perikanan dan Magister Ilmu Perikanan menuju standar akreditasi internasional.
Jurusan Perikanan FPIK UTU berharap penyelarasan VMTS dapat memperkuat kemampuan lulusan dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan sektor perikanan. Sinergi dengan mitra dan alumni juga diharapkan terus berkembang sehingga lulusan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sektor perikanan di tingkat nasional maupun internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....